Blog Planet Wifi Router is designed as a study material for menperdalam about WI-MAX technology, Wifi, Wireless Internet. May be an asset to our progress sgucci: First Media

Sarana dan Prasarana tempat tongkrongan kedai kopi sambil belajar Dasar-dasar WIFI, Hotspot, dan dunia internet

HOT NEWS

Showing posts with label First Media. Show all posts
Showing posts with label First Media. Show all posts

What - Apa itu? Sitra Wimax (SitraWiMAX) dari First Media

BYE BYE 3G! Indonesia's FIRST 4G WiMAX Broadband Internet Provider. Pioneering its way to impact people's lives. Layanan internet broadband nirkabel Sitra Wimax yang baru saja diluncurkan PT First Media bakal menjangkau semua wilayah Jabodetabek dalam 4 tahun mendatang. Sitra WiMax - Sitra WiMax adalah salah satu penyedia jasa koneksi internet kecepatan tinggi yang dihadirkan oleh PT First Media TBK .
Sitra WiMax percaya kalau teknologi WiMax mampu menhadirkan Internet dengan kecepatan yang baik. Mereka tetap yakin WiMax adalah jawabannya bahkan setelah menunggu dan melakukan kajian selama satu tahun penuh dengan melibatkan tenaga ahli nasional maupun asing.
Untuk menyukseskan layanan Wimax di zona yang dimenangi oleh First Media, Sitra Wimax akan menggelontorkan investasi sekira USD350 juta.Diungkapkannya, hingga kini perseroan membangun sekitar 90 BTS untuk layanan Sitra Wimax dalam tiga bulan ke depan di Jakarta, Bogor, Depok. Layanan Sitra Wimax akan tersedia di wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) mulai awal Juli 2010. Sitra Wimax akan tersedia dalam tiga pilihan paket layanan untuk pelanggan masing-masing dengan kecepatan 1 Mbps, 2 Mbps.

Berapa Investasi Sitra Wimax 350 Juta Dollar AS

Investasi Sitra Wimax 350 Juta Dollar AS
PT First Media Tbk. menganggarkan investasi sebesar 350 juta dollar AS untuk mengembangkan layanan Internet nirkabel berkecepatan tinggi berbasis teknologi Wimax hingga 10 tahun ke depan.
"Hingga saat ini, investasi yang kami belanjakan sudah mencapai 50 juta dolar AS," kata Presiden Direktur First Media, Hengkie Liwanto, di sela soft launch "Sitra Wimax Operator 4G Pertama di Indonesia", di kawasan Lippo Karawaci, Tangerang, Senin (28/6/2010).
Teknologi Wimax (Worldwide Interoperability for Microwave Access) adalah suatu layanan broadband Internet nirkabel generasi ke empat (4G). Wimax beroperasi pada spektrum pita frekuensi 2.3 GHz dengan jangkauan lebih luas dan kemampuan transmisi lebih cepat yakni mencapai 75 Mbps.
Menurut Hengkie, investasi akan digunakan untuk pengembangan sistem operasi, sistem tagihan, backhole, BTS, penyediaan perangkat terminal customer premise equipment (CPE) dan base station. "Selain itu juga untuk membayar lisensi dan Biaya Hak Penggunaan (BHP) frekuensi, dan up front fee penyelenggaraan layanan Wimax pada tahun pertama," kata Hengkie.
Ia menjelaskan, hingga kini pihaknya sudah membangun hingga sekitar 90 menara radio pemancar (base transceiver station) atau BTS. Jumlah BTS itu akan terus ditingkatkan sesuai dengan permintaan masyarakat terhadap Wimax.

Layanan Sitra Wimax dalam tiga bulan ke depan akan digelar di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Banten. Sitra sendiri memenangkan tender Wimax untuk zona Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Jabodetabek, dan Provinsi Banten. Sitra Wimax sendiri sudah lolos uji laik operasi (ULO) oleh Ditjen Postel pada pertengahan Juni 2010. Dengan demikian saat itu pula perusahaan ini bisa melakukan komersial penuh.
"Target pelanggan diperkirakan mencapai sekitar 100.000-150.000 pelanggan pada tahun pertama atau Juni 2011. Sebanyak 500.000 pelanggan pada tahun ke tiga, serta sebanyak 1 juta pelanggan pada tahun 2015," ujar Hengkie.
Ia menuturkan, potensi pelanggan Wimax di Jakarta saja bisa mencapai sekitar 5 juta. "Ini merupakan pasar yang besar untuk dapat diraih perusahaan penyedia wimax," katanya.
Meski begitu ia mengutarakan, potensi pangsa pasar yang dapat diraih tergantung juga pada harga perangkat wimax yang ada. Diketahui, perusahaan penyedia perangkat Sitra Wimax adalah PT Teknologi Riset Global (TRG) sebagai penyedia perangkat Wimax berupa customer premise equipment (CPE) dan base station. Harga satu unit CPE saat ini berkisar 200 dolar AS.

"Kita berharap dengan kemajuan teknologi bisa lebih murah lagi," katanya. Dengan begitu diutarakannya, sejalan dengan dikembangkannya layanan Wimax, maka tarif internet dipastikan akan lebih murah dibanding saat ini.

Firstmedia Wimax First di Indonesia

abe is a jewel in the rough. Wink Firstmedia Wimax 1st di Indonesia ... Send a message via Yahoo to Nandez. wwwwuuuiiihhh mantabs, tp wimax itu speed'nya ... www.forumkami.com

perangkat wimax » Fasnet » sgucci.blog

(Reply) mo nanya ada yang tahu ngak kapan firstmedia jualan wimax......salam ... www.bloggaul.com/rickywestcentre/readblog/.../perangkat-wimax

Malaysia Tertarik Wimax Indonesia

Malaysia dikabarkan tertarik untuk menggunakan perangkat Wimax besutan anak Indonesia. Bahkan, minat untuk membeli perangkat jaringan nirkabel pita lebar itu pun telah disampaikan. Demikian diungkap Direktur Utama PT Solusindo Kreasi Pratama, Sakti Wahyu Trenggono. Ia mengaku, salah satu unit bisnisnya yang mengembangkan perangkat Wimax telah ditawari kerjasama oleh vendor telekomunikasi asal Malaysia, yakni Mercury Infocast. Read more...

Blog diblokir bagi pelanggan Firstmedia

Jakarta - Para pengguna Twitter ramai mempergunjingkan soal pemblokiran yang dilakukan terhadap blog-blog yang menggunakan layanan Blogspot. Mereka mempertanyakan alasan pemblokiran tersebut.

Disebut-sebut bahwa pemblokiran ini merupakan mandat khusus dari Menkominfo Tifatul Sembiring kepada Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII). Disebutkan bahwa sasaran dari pemblokiran ini sebenarnya adalah sebuah blog yang dinilai menghina nabi umat islam, Nabi Muhammad.

Namun rupanya, pemblokiran ini berimbas pada blog-blog lainnya yang menggunakan layanan Blogspot. Aksi pemblokiran ini mengundang tanda tanya di kalangan para pengguna Twitter.

"Demi apa blogspot diblokir," tulis seorang pengguna Twitter bernama tadskei.

"Dahsyat uey menkominfo baru kita ini, firstmedia ga bisa melongok blogspot alias diblokir. selanjutnya apa??? republik kita memang indah," sindir seorang pengguna Twitter bernama planetmiring kepada Menkominfo.

Bahkan ada juga pengguna Twitter yang menyampaikan pertanyaannya terkait pemblokiran ini kepada Tifatul Sembiring. "Knp blog yg pk .blogspot diblokir?? Katanya krn surat dr menkominfo. Gmn ini pak?" tanya evefun.

Namun, seorang pengguna Twitter bernama sukmadi-r menyebutkan bahwa pemblokiran ini mungkin hanya dialami oleh pengguna layanan First Media, karena ia tetap dapat membuka blogspot dengan M2 cable.

Registrasi FIRSTMEDIA untuk fasnet..........wimax


Untuk pembaca dapat berlangganan baru dengan melakukan registrasi dan untuk pelanggan lama bisa upgrade bandwith juga.......




 

 Data - data soft copy anda/pembaca dapat langsung dikirim ke win.ranto@gmail.com kita akan follow up dirrect to sales firstmedia.(untuk pelanggan baru maupun pelanggan lama yang ingin upgrade speed bandwith.
ditunggu.....

First Media Siap Pasarkan Wimax Rp 100 Ribu

Jakarta - First Media sebagai salah satu pemenang tender broadband wireless access (BWA) di zona termahal (Jabotabek dan Banten) mengaku siap untuk memasarkan akses jaringan layanan Wimax dengan tarif langganan Rp 100 ribu.

Menurut Direktur First Media, Dicky Mochtar, harga itu sudah melakukan kajian analisis komprehensif agar akses layanan bisa cepat dinikmati masyarakat. Dengan demikian, investasi mahal yang telah dikeluarkan perusahaan milik grup Lippo itu bisa kembali sesuai dengan rencana bisnis.

"Di tahun pertama kami harap bisa meraih 150 sampai 300 ribu pelanggan Wimax di Jabotabek dan Banten dengan biaya akses berlangganan Rp 100 ribu," ujarnya seusai peresmian pemenang BWA di gedung Depkominfo, Jakarta, Jumat (31/7/2009).

First Media sendiri menawar frekuensi di zona tersebut senilai Rp 15,16 miliar untuk satu blok 15 MHz. Nilai itu cuma up front fee untuk biaya hak penggunaan (BHP) frekuensi dengan total setiap tahunnya Rp 121,201 miliar dalam setahun.

Frekuensi tersebut menjadi hak guna First Media selama 10 tahun dengan nilai total BHP yang harus disetor ke negara sejumlah Rp 1,23 triliun.

Dengan harga frekuensi yang sedemikian tinggi, Dicky mengakui, awalnya akan sulit untuk memasarkan akses internet dengan harga murah jika mengacu pada jumlah pelanggan saat ini. Namun ia percaya harga akan terus turun seiring meningkatnya akses dan jumlah pelanggan.

"Dengan demand yang tinggi dan berkaca pada pertumbuhan pengguna internet lima tahun terakhir, kami yakin harga yang dianggap mahal akan jadi murah jika penggunanya berlipat ganda," pungkasnya.

First Media sendiri masih dalam tahap mempersiapkan jaringan dan perangkat terminal pelanggannya. Perusahaan yang punya afiliasi dengan Direct Vision (penyedia siaran berbayar Astro) ini akan menggandeng sejumlah perusahaan yang mampu memenuhi tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) minimal 40% untuk base station dan 30% untuk modem pelanggan.

"Mudah-mudahan kuartal keempat tahun ini sudah bisa mulai jalan," tandas Dicky mohctar.

First Media Menangi Tender Nirkabel Pita Lebar


Jakarta (ANTARA News) - PT First Media Tbk (KBLV) telah memenangkan tender sebagai penyelenggara jaringan nirkabel pita lebar ("Broadband Wireless Access"/BWA) sebagaimana ditetapkan melalui Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 237 tanggal 27 Juli 2009.

Presiden Komisaris KBLV, Peter F Gontha, dalam siaran pers di Jakarta Selasa mengatakan, First Media secara resmi telah ditunjuk sebagai salah satu pemenang untuk menyelenggarakan jaringan tetap lokal berbasis Packet Switched yang memanfaatkan frekuensi radio 2,3 Ghz.

Dia mengatakan, dengan memenangkan tender Wireless Broadband untuk Jabodetabek, Banten, dan Sumatera Utara, diharapkan First Media dapat memberikan kontribusi yang berarti dalam melayani kebutuhan permintaan akan jasa pelayanan internet berkecepatan tinggi.

Peter mengatakan, dengan peningkatan permintaan yang sangat pesat akan jasa internet di Indonesia belakangan ini harus diikuti dengan penyediaan "bandwidth" memadai yang ditunjang dengan teknologi dan kecepatan yang tinggi serta kemudahan dalam akses dan jangkauan yang luas.

"Oleh karenanya pemerintah Indonesia mencanangkan menggelar jasa pelayanan internet yang berbasis frekuensi, seperti WiMax di tahun 2009 ini,"ujarnya.

WiMax atau Worldwide Interoperability for Microwave Access adalah merupakan teknologi akses nirkabel pita lebar (atau yang lebih dikenal dengan istilah Broadband Wireless Access/BWA) yang mempunyai kecepatan akses yang tinggi dan jangkuan luas.
(*)

COPYRIGHT © 2009