Kemarahan masyarakat Indonesia atas pemakaian Tari Pendet dalam iklan pariwisata Malaysia belum reda. Telah berulang kali Malaysia mengaku kebudayaan asli Indonesia sebagai hak miliknya.
Aksi protes pun masih membahana di tanah air. Tak hanya Kedutaan Besar Malaysia, kantor perusahaan minyak asal Malaysia, Petronas pun menjadi sasaran pelampiasan amarah masyarakat Indonesia.
Seperti dilansir VIVAnews.com, Rabu (2/9/2009), sekitar pukul 14.00 siang ini, sekelompok orang yang tergabung dalam Aliansi Ganyang Malaysia akan melakukan unjuk rasa di kantor Petronas, Menara Rajawali, Jalan Mega Kuningan, Jakarta Selatan.
Aliansi Ganyang Malaysia didukung sejumlah lembaga seperti GPI Jakarta Raya, HMI Cab. Jakarta Raya, HUMANIKA Jakarta, Jaringan Aktivis Jakarta.
Sebelum kasus Tari Pendet, Malaysia juga mengklaim sejumlah karya seni Indonesia untuk kepentingan promosi pariwisatanya. Di antaranya adalah kesenian tradisional Reog Ponorogo, lagu Rasa Sayange, dan musik angklung. Bahkan lagu kebangsaan Malaysia pun karya Indonesia yang diubah liriknya tanpa izin.
Dengan jumlah pendukung yang cukup banyak, aksi tersebut berpotensi menimbulkan kemacetan. Pengendara diimbau menghindari kawasan yang dijadikan tempat unjuk rasa.
HOT NEWS
Showing posts with label jasa pelayanan. Show all posts
Showing posts with label jasa pelayanan. Show all posts
First Media Menangi Tender Nirkabel Pita Lebar

Jakarta (ANTARA News) - PT First Media Tbk (KBLV) telah memenangkan tender sebagai penyelenggara jaringan nirkabel pita lebar ("Broadband Wireless Access"/BWA) sebagaimana ditetapkan melalui Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 237 tanggal 27 Juli 2009.
Presiden Komisaris KBLV, Peter F Gontha, dalam siaran pers di Jakarta Selasa mengatakan, First Media secara resmi telah ditunjuk sebagai salah satu pemenang untuk menyelenggarakan jaringan tetap lokal berbasis Packet Switched yang memanfaatkan frekuensi radio 2,3 Ghz.
Dia mengatakan, dengan memenangkan tender Wireless Broadband untuk Jabodetabek, Banten, dan Sumatera Utara, diharapkan First Media dapat memberikan kontribusi yang berarti dalam melayani kebutuhan permintaan akan jasa pelayanan internet berkecepatan tinggi.
Peter mengatakan, dengan peningkatan permintaan yang sangat pesat akan jasa internet di Indonesia belakangan ini harus diikuti dengan penyediaan "bandwidth" memadai yang ditunjang dengan teknologi dan kecepatan yang tinggi serta kemudahan dalam akses dan jangkauan yang luas.
"Oleh karenanya pemerintah Indonesia mencanangkan menggelar jasa pelayanan internet yang berbasis frekuensi, seperti WiMax di tahun 2009 ini,"ujarnya.
WiMax atau Worldwide Interoperability for Microwave Access adalah merupakan teknologi akses nirkabel pita lebar (atau yang lebih dikenal dengan istilah Broadband Wireless Access/BWA) yang mempunyai kecepatan akses yang tinggi dan jangkuan luas.
(*)
COPYRIGHT © 2009
Posted by
Mr.gucci
Subscribe to:
Posts
(
Atom
)