Blog Planet Wifi Router is designed as a study material for menperdalam about WI-MAX technology, Wifi, Wireless Internet. May be an asset to our progress sgucci: ISP

Sarana dan Prasarana tempat tongkrongan kedai kopi sambil belajar Dasar-dasar WIFI, Hotspot, dan dunia internet

HOT NEWS

Showing posts with label ISP. Show all posts
Showing posts with label ISP. Show all posts

ISP Billing Architecture


ISP Billing

Product Overview

  ISP Billing is advanced billing server that enables Internet Service Providers (ISP) to authenticate and bill their subscribers in broadband and/or wireless environments. The product features advanced subscriber authentication, granular billing, comprehensive reporting and high reliability. Combined with other  products, ISP Billing offers end-to-end infrastructure solutions for ISP providers.

Key Features

- Pre/Post-Paid Billing Support
- PIN or Username/Password Authentication
- Time and Flat Fee Billing
- Bandwidth Usage Billing
- Real-time Monitoring and Alerts
- Comprehensive Reporting
- Virtual Server Partitioning
- Carrier Grade Reliability

Pre/Post-Paid Billing Support

 ISP Billing supports both pre-paid and post-paid billing to allow extra flexibility for ISP providers and subscribers. The pre-paid billing method is more universal, as it allows providers to extend services subscribers without taking risk of non-payment. All session requests are billed in real-time which to ensure that whenever account balance is depleted the subscriber sessions will be disconnected. In post-paid billing scenario, ISP providers extend credit to subscribers in order to increase the demand for their services but take the risk of non-payment.

PIN or Username/Password Authentication

ISP Billing comes with integrated state-of-the-art RADIUS server which allows it to perform multiple authentication methods to best fit the requirements of the business model used by a particular ISP provider. In particular, the product can authenticate subscribers by PIN or username/password combinations.

Time and Flat Fee Billing

 ISP Billing supports multiple billing options, including time billing and flat fee billing. Time billing is the traditional billing method in the ISP industry where subscribers are billed by minute of service usage. Nowadays, however, more subscribers prefer to pay a flat fee for ISP services regardless of usage.

Bandwidth Usage Billing

ISP Billing also enables ISP providers to bill their subscribers by unit of bandwidth usage, such as Kilobyte. Because some applications have low while others high bandwidth requirements, by utilizing bandwidth usage billing, ISP providers can effectively segment subscribers and target specific market niches.

Real-Time Monitoring and Alerts

To ensure early diagnostic and timely problem resolution,ISP Billing offers comprehensive real-time monitoring and alert capabilities. The product can notify administrators via email alerts when particular events occur, such as when subscribers sign up for services or cancel subscriptions. Additionally, administrators can monitor in real-time multiple logs, including web access, Radius, CDR extract, FTP and others.

Comprehensive Reporting

 ISP Billing offers comprehensive reporting capabilities which enable providers to manage their businesses more effectively. The product provides multiple customizable reports including, accounting, revenue, expenses and others.

Virtual Server Partitioning

 ISP Billing offers virtual server partitioning functionality which enables providers to quickly grow their businesses through leveraging relationships with third parties. By partitioning a single  server, providers can lease its functionality to multiple resellers and generate revenues via revenue splits or by charging monthly, setup and per subscriber fees.

Carrier Grade Reliability

 ISP Billing offers improved system availability and reliability through support for redundant server configurations. Providers can set up an active and a passive server with periodic database replications between servers. The passive server can perform periodic status checks on the active one and can take over traffic if the latter becomes temporarily unavailable.

Wimax Indonesia

PRESS RELEASE
WIMAX INDONESIA
Masa depan Telekomunikasi di Indonesia
Saat ini Industri Jasa Telekomunikasi sedang memasuki suatu fase penting, yaitu fase transisi tekknologi dan penyelenggaran telekomunikasi. Dari teknologi yang berbasis Circuit Switching ke teknologi yang berbasis Packet Switching yang didukung oleh dominasi standard yang teknologi open berbasis IP (atau Internet). Internet akan menjadi jaringan telekomunikasi yang dominan menggantikan jaringan lama. Konvergensi akan segera terjadi dengan menggunakan Internet sebagai basis teknologinya. Jadi dalam beberapa tahun kedepan terjadi teknologi shifting dan migrasi yang besar-besaran baik di infrstruktur dan pada jaringan akses ke pelanggan. Proses ini akan terus berjalan sampai seluruh jaringan akan konvergen di Jaringan Internet.
Sementara itu persaingan Penyelenggaraan Telekomunikasi juga saat ini sedang memasuki fase yang penting. Yaitu pergeseran model bisnis telekomunikasi dari yang berbasis pulsa menjadi flat rate. Ini dapat dilihat dari seluruh promosi yang dilakukan oleh operator telekomunikasi. ARPU operator telekomunikasi berbasis voice menurun sangat drastis menjadi hanya Rp. 20 rb per pelanggan. Sedangkan ARPU pelanggan berbasis aplikasi (Blackberry, Facebook, Yahoo yang dibundle) meningkat pada angkat Rp. 500rb. Ini menunjukan perkembangan layanan telekomunikasi bergeser dari yang basic service menjadi rich content & application. Sehingga mau tidak mau deman akan bergerak menuju ke layanan yang lebih beragam dari pada cuma sekedar layanan telekomunikasi suara. Untuk mendukung perkembangan layanan tersebut diperlukan Jaringan Akses Broadband yang lebih cepat dan lebih baik dari jaringan eksisting.
Bagaimana ISP ? – Metamorphosis Phase
ISP berada di persimpangan jalan, apakah akan tetap sebagai penyelenggara jasa atau akan menjadi juga sebagai penyelenggara jaringan. Sebagai Penyelenggara Jasa tentu akan lebih mengarah ke konten dan sebagai Penyedia Akses ke pelanggan ISP tentu saja memerlukan Jaringan Akses dan infrastruktur pendukungnya. Sehingga akhirnya ISP akan bergerak kepada 2 stream yaitu Penyedia Konten (Content Provider) dan Penyedia Jaringan (Network Provider). Kedua hal tersebut saling terkait menentukan perkembangan Jaringan Internet dan Aplikasi nya. Sehingga mau tidak mau ISP harus ikut serta mengembangkan Jaringan Broadband untuk terus eksis sebagai penyedia layanan berbasis Internet.
Data dari APJII menunjukan skala ekonomi ISP terus menciut. Secara lisensi jumlah Lisensi ISP terus bertambah mendekati angkat 300 perusahaan. Namun secara ekonomi tidak ada pertumbuhan yang berarti. Pertumbuhan terjadi hanya pada operator berskala besar dan mencapai skala ekonomi yang cukup dalam hal pencapaian jumlah pelanggan sehingga akhirnya mampu menekan ke harga yang optimal dan menguntungkan pelanggan.
Dengan lingkungan persaingan yang sedemikian ketat ini memaksa ISP harus juga bisa bersaing dan mendapatkan opportunity pertumbuhan dan market yang memadai sehingga dapat mencapai skala ekonomi yang cukup agar dapat bersaing dalam lingkungan kompetisi telekomunikasi yang bebas di Indonesia. Sehingga mau tidak mau ISP harus bisa melakukan konsolidasi industri menjawab tantangan dalam pengembangan transisi telekomunikasi industri masa depan.
TENDER BWA 2,3 GHZ
Tender Lisensi frekwensi 2,3 GHz dan Penyelenggaraan Jaringan Tertutup berbasis Packet switch yang di buka oleh pemerintah merupakan jawaban atas kebutuhan para ISP dalam transisi industri telelkomunikasi dan antisipasi ke masa depan agar ISP tetap eksis dalam tatanan Industri Telekomunikasi masa depan yang berbasis Internet sebagai Jaringan Telekomunikasi yang dominan.
APJII menghargai tender yang digelar pemerinta tersebut, sebagai tanggapan ke pemerintah itu maka para ISP membentuk konsorsium penyelenggara jasa Internet. Yang disebut Konsorsium Wimax Indonesia. Konsorsium ini terdiri dari 30 ISP yang merupakan ISP yang sudah beroperasi dengan basis daerahnya masing-masing. Para ISP ini juga sepakat menunjuk PT. Rahadjasa Media Internet sebagai Pemimpin Konsorsium. Visi kedepan Konsorsium Wimax Indonesia ini adalah menjadi Operator Telekomunikasi berbasis Internet yang akan menyediakan layanan akses Internet secara nasional dan ikut serta membangun Jaringan Telekomunikasi yang berwawasan masa depan.
Terlampir daftar anggota Konsorsium Wimax Indonesia.
Jakarta, 19 Mei 2009
Atas nama
Sgucci Wimax Indonesia

An Internet Speed Test Can Tell You

Internet Speed Test provided by Speedtest.net

Speedtest.net provides a very sound and simple way to test the download speed of your Internet connection. The results of the speed test will be in Kbps (kilobits per second).

* Your browser requests the speed test page from a web server
* The web page instructs your browser to record the "start time"
* An image file is immediately downloaded from the speed test server
* As soon as the download is done the "end time" is recorded
* The transfer speed is calculated and sent to the results page

Note: Your web browser must support JavaScript 1.1 or higher to run this test.

An Internet Speed Test Can Tell You:

* How does your Internet connection stack up against others forms of access?
* Is your present high speed Internet access provider truly as fast as they say?
* How much faster will DSL or Cable be over your current dialup connection?
* Can your computer's Operating System truly be slowing down your downloads?

A simple Internet speed test can show you whether or not your Internet connection is as fast as it could be, or if it might be time to find a faster Internet service provider. For more articles, tips, and reviews on High Speed Internet, return to the home page.

kumpulan keluh-kesah yang disampaikan pelanggan

Kumpulan Keluhan Terhadap Internet Service Provider

--------------------------------------------------------------------------------

Internet Service Provider biasa disingkat ISP.
Quote:
ISP adalah perusahaan atau badan yang menyelenggarakan jasa sambungan internet dan jasa lainnya yang berhubungan. Kebanyakan perusahaan telepon merupakan penyelenggara jasa internet, contohnya Telkomsel, Indosat, fastnet, dan Excelcomindo.
sumber: wiki
Berikut ini adalah kumpulan keluh-kesah yang disampaikan pelanggan hingga sindiran masyarakat terhadap perkembangan teknologi di Indonesia. Di luar negeri, internetnya sangat cepat. Begitu mencoba koneksi internet di Indonesia, hasilnya mual-mual nggak karuan. promosinya menjebakkan.

ISP Lintasarta
saya baru pake lintasarta, dedicated 512 Kbps. dapetnya 66.71 KB/sec. menurut saya memuaskan. (Tiara)

isp fastnet
Layanan FastNet dari First Media semakin kacau.Saya berlangganan FastNet dengan nomor pelanggan 408112, mengalami masalah: ping ke server lokal seperti server biznet, cbn, dan indogamers sangat lambat, di atas 130 ms. Untuk server luar negeri seperti google ataupun yahoo lebih parah lagi, di atas 200 ms. Koneksi internet yang dijanjikan 384 kbps, ternyata hanya sampai 280kbps.
Sedangkan yang paling parah ketika modem baru dinyalakan susah sekali mendapat status *online*. Harus menunggu 10 menit sampai 3 jam. Sedangkan untuk menelepon *customer service* (CS) saya sudah lelah. (Haryadi)

ISP LC net
wah kapok dech pake warnet yang langganan di LC net. apalagi nge-net di ramanet yang jelas2 punya LC net. udah jadi rahasia umum dech, klo langganan dari provider LC net pasti sering down. Coba dech main2 ke dedengkot warnet lama yang ada di jakal. mesti pada kapok pake LC net. emang sich harganya murah bgt, tapi koneksinya gak stabil.
Sory jurangan bukannya mo jelek2 in.tapi cuma berbagi info aja. matur thank u jurangan. (engsel_pintu)

Telkom Speedy
Setelah tarif Paket Unlimited turun menjadi Rp. 750 ribu (sekitar US$ 84 dengan asumsi US$ 1 = Rp. 9000) per bulan dan adanya Paket Time Based, saya merasa koneksi Internetnya terasa semakin lambat.
Per 9 Mei 2007 9.45-10.19 PM WIB (GMT+7), saya berusaha mengetes lagi kualitas kecepatannya. Menurut rata-rata perhitungan di Sijiwae, kecepatan koneksi adalah 270. 75 Kbps (33.8 KBps). Sementara untuk koneksi di luar IIX, menggunakan Speakeasy, didapat nilai rata-rata 178.6 Kbps (22.33 KBps) untuk download speed. Hmm, cukup lambat. (Amir Karimuddin)

ISP nETZAP
gw make netzap jUga ni.. dah lmayan lama, ampir 1 taon lebih.
cm menurut gw akhir2 ini servicenya menurun... mulai dari nggak bisa download file dr rapidshare sama skali, ispny suka down, main game apa lagi, browsing kadang suka lemot. pheww.. malay bgt yah..
rencana seh mao ganti provider baru dlm dekat ini, net-zap sucks ;( (fakers)

Esia Wimode
Saya make Wimode yang diluncurkan esia sejak 4 bulan lalu, lokasi saya di padang yang GPRSnya lumayan bagus.
Setelah baca banyal iklan, saya memutuskan untuk make Wimode, yang katanya 10 x lebih cepat dibanding telkomnet
Eh Ternyata malah 10 x Lebih lambat dibanding Telkomnet.
Pulsa dipotong terus dan terus sementara KOneksinya ditahan-tahan, Call Center yang gak bersahabat, uh.... Pusing aku, Nyesal dan sangat nyesal aku beli Wimode. dasar Bakrie Telkom! entah knapa biaya koneksi indonesia sangat mahal, dan sampe kapan terus begini, Capek dech... (MAVERO)

XL CBN
kok CBN kalah sama Telkomnet Instant ya? katanya, CBN Mobile 3G merupakan hasil kerjasama antara CBN dengan XL. kecepatan maksimum 384 Kbps (dalam jaringan 3G). (klompencapir_telco)

Indosat IM2
Dulu IM2 banyak yang merekomendasikan, tp sekarang banyak yang nyuruh mikir2 dulu pake IM2, termasuk saya yang benar2 nyesel banget beli IM2 yg dibundling ama modem 3.5G. Koneksi yg kepake 3.5G (sinyal 2-3 bar) tp kecepatan telkomnet instan. Trs tiap bulan harus nyetor biaya langganan ke IM2. what the ****! (Arta)

Telkomsel Flash
Kecepatan telkomsel flash macam semut aja. 125 ribu untuk paket unlimited sudah murah, tapi koneksi nya persis kita berak putus2…
pernah 'kan berak putus?
macam itulah koneksinya Telkomsel Flash!

ada pula yang mengeluarkan cletukan:
Quote:
carilah provider dengan paket paling mahal, hasilnya besar bandwidth koneksi (ISP) tidak akan lebih besar dari 1 MB/s.

Ada yang punya pengalaman dengan ISP lainnya yang belum disebutkan di atas? Tulis saja, lengkap dengan nama perusahaannya. Bukan apa-apa, biar calon pelanggan bisa membandingkan. Atau yang ingin berbagi cerita tentang ISP, silahkan gabung di sini!