Blog Planet Wifi Router is designed as a study material for menperdalam about WI-MAX technology, Wifi, Wireless Internet. May be an asset to our progress sgucci: WiMax

Sarana dan Prasarana tempat tongkrongan kedai kopi sambil belajar Dasar-dasar WIFI, Hotspot, dan dunia internet

HOT NEWS

Showing posts with label WiMax. Show all posts
Showing posts with label WiMax. Show all posts

Protokol jaringan nirkabel


Tekonologi utama yang banyak digunakan untuk membuat jaringan nirkabel adalah keluarga
protokol 802.11, dikenal juga sebagai Wi-Fi. Keluarga protokol 802.11 dari protokol radio
(802.11a,802.11b, dan 802.11g) telah menikmati popularitas yang luar biasa di Amerika
Serikat dan Eropa. Dengan menggunakan keluarga protokol yang sama, para produsen di
seluruh dunia telah membuat peralatan yang saling interoperable. Keputusan ini telah tebukti
menjadi anugrah yang luar biasa terhadap industri dan para konsumen. Konsumen dapat
memakai peralatan yang menggunakan 802.11 tanpa harus takut terhadap ketergantungan
terhadap suatu pedagang. Hasilnya, konsumen bisa membeli peralatan murah dalam volume
yang sudah menguntungkan para produsen. Jika para produsen memilih untuk tetap
memakai protokol mereka sendiri, sepertinya tidak mungkin jaringan nirkabel dapat semurah
dan bisa ada dimana-mana seperti sekarang ini.
Sementara protokol-protokol baru seperti 802.16 (dikenal juga sebagi WiMax) sepertinya bisa menyelesaikan beberapa kesulitan yang tampak pada 802.11, mereka tampaknya harus
melalui jalan yang panjang untuk dapat menyaingi popularitas peralatan 802.11. Di penulisan,
kami akan fokus pada keluarga 802.11.
Ada banyak protokol di keluarga 802.11, dan tidak semua berhubungan langsung dengan
protokol radio itu sendiri. Ada tiga (3) standar nirkabel yang sekarang di implementasikan di
kebanyakan peralatan yang sudah siap pakai, yaitu:

● 802.11b. Disahkan oleh IEEE pada tanggal 16 September 1999, 802.11b mungkin
adalah protokol jaringan nirkabel yang paling populer yang dipakai saat ini. Jutaan
alat-alat untuk mendukungnya telah dikeluarkan sejak 1993. Dia memakai modulasi
yang dikenal sebagai Direct Sequence Spread Spectrum (DSSS) di bagian dari ISM
band dari 2.400 sampai 2.495 GHz. Dia mempunyai kecepatan maximum 11 Mbps,
dengan kecepatan sebenernya yang bisa dipakai sampai 5 Mbps. 
● 802.11g. Karena belum disahkan sampai Juni 2003, 802.11g merupakan pendatang
yang telat di pasar nirkabel. Biarpun terlambat, 802.11g sekarang menjadi standar
protokol jaringan nirkabel de facto karena sekarang dia pada hakekatnya dipakai di
semua laptop dan kebanyakan alat-alat handheld lainnya. 802.11g memakai ISM band
yang sama dengan 802.11b, tetapi memakai modulasi yang bernama Orthogonal
Frequency Division Multiplexing (OFDM). Dia punya kecepatan maximum data 54
Mbps (dengan throughput yang bisa dipakai sebesar 22 Mbps), dan bisa turun menjadi
11 Mbps DSSS atau lebih lambat untuk kecocokan dengan 802.11b yang sangat
populer.
● 802.11a. Disahkan juga oleh IEEE pada tanggal 16 September 1999, 802.11a
memakai OFDM. Dia punya  kecepatan maximum data 54 Mbps, dengan throughput
sampai setinggi 27 Mbps. 802.11a beroperasi di  ISM band antara 5.745 dan 5.805
GHz, dan di bagian dari UNII band diantara 5.150 dan 5.320 GHz. Ini membuatnya
tidak cocok dengan 802.11b atau 802.11g, dan frekuensi yang lebih tinggi berarti
jangkauannya lebih pendek dari pada 802.11b/g dengan daya pancar yang sama.
Memang bagian dari spektrumnya relatif tidak dipakai dibandingkan dengan  2.4 GHz,
sayangnya dia hanya legal digunakan di sedikit negara di dunia. Tanyakan kepada
pihak yang berwenang sebelum memakai peralatan 802.11a, terutama untuk
penggunaan di luar ruangan. Peralatan 802.11a sebetulnya relatif murah, tapi tidak
sepopuler 802.11b/g.

Selain dari standar di atas, ada beberapa pengembangan pada peralatan, kecepatan yang
tinggi, enkripsi yang lebih kuat, dan jangkauan lebih jauh, yang vendor-specific. Sayangnya
pengembangan ini tidak bisa bekerja di antara peralatan-peralatan dari produsen lain, dan
membeli mereka berarti mengharuskan anda memakai pedagang itu di semua bagian
jaringan anda. Peralatan dan standar baru(seperti 802.11y, 802.11n, 802.16, MIMO dan
WiMAX) menjanjikan pertambahan kecepatan dan bisa diandalkan yang signifikan, tetapi
peralatan ini baru mulai dijual ketika penulisan ini dimulai, dan ketersediaan barang dan
kecocokan dengan peralatan lain masih belum pasti. Karena ketersediaan peralatan dimana-mana dan sifatnya yang tidak perlu ijin dari 2.4 GHz
ISM band


WiMAX development scenarios


Kita akan memasuki jaringan 4G dengan membangun arsitektur yang merupakan perpaduan solusi VoIP dan Mobile IP based. Arsitektur ini merupakan perpaduan WiMAX micro-cell dengan Wi-Fi yang mendukung layanan voice dan data yang pada awalnya akan dikembangkan untuk daerah perkotaan dan akan dihubungkan dengan WiMAX macro-cell melalui  interoperability link WiMAX point-to-point. Kedepannya ketika mobile WiMAX akan memasuki pasar maka dibangun sesuai dengan model yang sama dengan layanan seluler untuk memenuhi tujuan jaringan 4G. 
WiMAX micro cell bergabung dengan Wi-Fi sebagai jalur migrasi menuju 4G Saat ini pengguna harus mulai mempertimbangkan apakah akan menggunakan Wi-Fi,WiMAX atau keduanya, karena beberapa device sudah mulai ditanamkan WiMAX Radio. Berbeda dengan Wi-Fi yang sudah sejak lama ada pada notebook, ponsel dan PDA. Untuk implementasi awal, WiMAX akan digunakan sebagai backhaul untuk memperluas WiFi hotspot dalam membentuk micro cell. Dengan WiMAX, hotspot akan dikonversi menjadi hotzone, agar ponsel Wi-Fi Voip seperti VoiceLine XJ100 yang dibuat oleh Net2Phone dapat tetap tersambung walaupun bergerak dari satu hotspot ke hotspot yang lain. Satu WiMAX base station dapat menangani ratusan megabit per detik data dan dapat menjadi feeder satu atau lebih Wi-Fi AP pada satu gedung.
Pembangunan Mobile WiMAX menuju 4G Mobile WiMAX telah ada sejak tahun 2007-2008 yang memfasilitasi pengguna ponsel VoIP dapat berkomunikasi pada area perkotaan,daerah pedesaan atau yang susah dijangkau jaringan kabel yang dilayani oleh spektrum WiMAX. Pengguna akan melakukan koneksi ke Wi-Fi (802.11) ketika mereka berada di hotspot, dan akan melakukan koneksi ke WiMAX (802.16) ketika mereka meninggalkan hotspot dan berada pada area layanan WiMAX. Untuk penawaran mobilitas, layanan wireless harus memiliki mobilitas seperti pada layanan telepon seluler. Solusinya adalah dengan membuat cell cell kecil,daripada mencoba menjangkau wilayah yang luas menggunakan satu antena.



Prinsip Dasar Wimax 802.16


WiMAX is a wireless digital communication system, implement the IEEE 802.16 standard. This leads to WiMAX Wireless Metropolitan Area Network (WMAN). Using WiMAX wireless broadband access (Broadband Wireless Access, BWA) up to 50 kilometers for fixed stations, and 5-15 km for mobile stations.



As a comparison, WLAN (WiFi) 802.11 standard to reach only about 30-100 meters.

WiMAX stands for Worldwide Interoperability for Microwave Access, or in the IEEE standard known as 802.16. WiMAX is going to mimic the workings of cellular phone to broadband Internet access.

Simply, how WiMAX is similar to WiFi. But WiMAX has a higher speed, wider coverage, and users who more. WiMAX also has the potential to overcome the problem of internet access in the villages, who do not have internet access because it is not affordable telephone cable.

WiMAX system consists of two parts,

* WiMAX tower, as well as the concept of cellular phone towers (or BTS), or AP on WiFi.A WiMAX tower tower can cover the coverage area of ​​approximately 8.000 square kilometers.

* WiMAX receiver - receiver and antenna, a small box or PCMCIA card, or a system which is integrated into the laptop as WiFi at this time.

WiMAX tower directly connected to the internet with a high-bandwidth cable (such as the T3 line, or optical). It also can connect to the WiMAX tower next to the line-of-sight, microwave link.

The connection to the tower next to it is often called * with the term backhaul, is in such a way that it can cover the range up to rural areas.

There are two forms of the wave beam that WiMAX will be given to this,

* Non-Line-Of-Sight (NLOS), as well as WiFi, a small antenna of a laptop connected to a WiMAX tower. In this mode, WiMAX uses a lower frequency range which 2-11 GHz (like WiFi).

* Line-Of-Sight (LOS), a satellite dish antenna leads directly to a WiMAX tower. These transmissions use higher frequencies, with ranges reaching up to 66 GHz. At higher frequencies, lower interference and higher bandwidth.

The working principle similar to WiFi WiMAX. A computer with WiMAX facility will be able to receive from the sender station WiMAX.

The difference, WiFi till now capable of sending data of 54 Mbps in optimal conditions.Meanwhile, WiMax is designed capable of up to 70 Mbps.

Which became the focus of WiMAX is the problem of coverage area. This is the advantage of WiMAX. WiFi coverage is only about 100 feet (30 m), while WiMAX to cover the range up to 30 miles (50 km) with its wireless access. The increase was in line with the frequency range used and the sender's power (power of the transmitter).

IEEE 802.16 Specifications

* Range-30-mile (50-km) radius from base station
* Speed ​​- 70 megabits per second
* Line-of-sight is not used between the user and base station
* Frequency Band - 2 to 11 GHz and 10 to 66 GHz (licensed and unlicensed bands)
* Defines both the MAC and PHY layers, and allow for multiple PHY-layer specification.

ANTENA WIMAX DAPAT MENJANGKAU JARAK RADIUS 50KM


Jaringan akses internet menggunakan teknologi wireless sebenarnya sudah lama dikenal. Namun yang populer selama ini adalah penggunaan antena WiFi ber-gain type dish atau grid. Kelebihan antena ini dapat menangkap signal hingga 30-an kilometer. Antena jenis ini adalah antena penangkap signal sehingga memiliki kelemahan hanya bisa digunakan untuk satu komputer atau point to point. Artinya satu buah antena untuk satu user. Akses internet dengan antena jenis ini tentu saja memerlukan investasi yang tidak sedikit.

Di masa yang akan datang memang akan ada teknologi yang lebih baik dari teknologi WiFi yaitu WiMAX. Sampai sejauh ini, penggunaan teknologi WiMAX baru digunakan di segmen Metropolitan Area Networks (MAN) yang meliputi area dalam radius 50 km. Berdasarkan hasil riset TelecomViews, pada tahun 2010 atau 2011 diperkirakan lebih dari 40% pasar broadband nirkabel akan dikuasai WiMax. Untuk Indonesia, teknologi WiMAX mungkin baru akan tersedia setelah tahun 2010, oleh sebab itu, sebelum tersedianya infrastruktur WiMAX di Indonesia, kita bisa menggunakan teknologi WiFi untuk membangun jaringan akses internet murah.

Untuk membuat jaringan akses internet menjadi murah tentu saja harus bisa menekan investasi semurah mungkin. Membuat akses internet murah ini dapat dibuat menggunakan teknologi WiFi. Teknologi ni sebenarnya sudah lama dipergunakan oleh para ISP yang menyediakan sambungan wireless, namun sistem yang dipakai selama ini yaitu jenis antena WiFi penangkap signal yang dipasang pada setiap klien untuk menangkap signal yang dipancarkan dari ISP. Sistem ini menjadi mahal karena satu antena untuk satu klien.

Untuk menekan biaya semurah mungkin, akan disajikan cara pembuatan jaringan dengan mengadopsi cara kerja ISP. Dengan kata lain, Anda sebagai pemilik akan berperan sebagai ISP lokal untuk area tertentu. Komputer klien untuk jarak dekat dan tanpa hambatan hanya memerlukan wireless adaptor. Untuk Laptop, wireless adaptor ini biasanya sudah build in, sedangkan untuk PC yang belum dilengkapi wireless adaptor dapat dipasang wireless adaptor PCI atau USB.

Dengan menggunakan antena jenis pemancar atau penguat signal, Anda dapat mengadopsi teknologi yang dipakai oleh para ISP yang menyediakan sambungan wireless tersebut dengan menerapkan prinsip kerja sebagai ISP lokal. Akses internet yang Anda miliki dapat dipancarkan melalui antena penguat signal dan diakses oleh komputer klien. Antena ini adalah antena type omni yang memancarkan signal horizontal 360°. Antena omni penguat signal hasil produksi Indonesia yang tersedia saat ini baru bisa menjangkau
paling jauh untuk area 9 kilometer 360° (efektif jarak ± 1 km). Antena omni ini kompatibel dengan wireless tipe B, G atau N yang bekerja pada frekuensi 2,4 GHz. Aplikasi di lapangan Anda bisa saja menggunakan jenis lain yang dirasa lebih sesuai dengan kebutuhan.

Ada 2 (dua) macam antena omni (buatan lokal) yang direkomendasikan. Antena ini produk lokal asli Indonesia, yaitu Produk Gemini Tech Indonesia.
  1. Antena Omni OM 1524, harga Rp 750,000,- Antena dengan jangkauan maksimal 5 km² cocok dipergunakan untuk membangun jaringan akses internet pada komplek perumahan atau kawasan padat penduduk. Walaupun kekuatan maksimal 5 km namundirekomendasikan untuk klien yang letaknya tidak lebih dari satu km agar signal tetap kuat dan stabil.
  2. Antena Omni OM 2024, harga Rp 1.400.000,- Antena type ini memiliki jangkauan maksimal 9 km cocok untuk membangun jaringan akses internet yang lebih luas.Dengan antena jenis ini bisa dipergunakan untuk membuat ISP lokal atau dikembangkan untuk "warnet plus". 

Prinsip kerja jaringan akses internet ini adalah shared akses. Anda sebagai pemrakarsa atau pemilik harus menetapkan target lingkup sesuai kondisi lokasi. Misalnya Anda tinggal dalam komplek perumahan yang padat dengan user yang saling berdekatan dan target Anda membuat jaringan akses internet murah. Atau Anda dapat mengakses internet gratis unlimited. Bisa juga dengan target membuat jaringan akses internet dengan tujuan bisnis dengan bertindak sebagai ISP lokal.

Target akses internet murah bilamana biaya akses internet terbagi sama dengan beberapa klien termasuk Anda sebagai pemilik. Dengan cara ini tentu beban biaya menjadi sangat murah.

Target akses internet gratis bila biaya akses internet terbagi habis untuk klien tidak termasuk Anda. Sebagai pemilik, Anda bebas menggunakan tanpa ikut menanggung biaya.

Target bisnis bila jaringan akses internet melibatkan lebih banyak klien sehingga biaya yang dibebankan kepada klien akumulasinya lebih besar dari biaya akses yang harus dikeluarkan. Untuk tujuan ini paling efektif adalah membuat "warnet plus" yaitu akses internet yang selain melibatkan banyak klien juga dimanfaatkan untuk warnet.

78 percent of operators stated that they have considered investing in WiMAX

WiMAX has gained significant momentum over the last year. Its standardization is complete, vendor and operator ecosystems are expanding, and the hype is getting louder, often justifiably so. In this report, we move beyond the hype and theoretical discussion; we look at real-world examples of pre-WiMAX deployments and review practical issues such as time-to-market, business models and pricing, device availability, economics of scale and spectrum availability, with an emphasis on a number of key questions, most notably, can WiMAX challenge 3G?
The answer will eventually be determined by the operator community, so we surveyed about 100 operators to tune into their views, investments plans, expectations and concerns in respect to WiMAX. With 78 percent of the surveyed operators considering an investment in WiMAX, we believe the promise of WiMAX is compelling and the technology warrants further examination.
The result is an in-depth, case-study based analysis about the viability of WiMAX, and the potential threat it poses to 3G. We include over 100 pages of specific market forecasts, case studies, analyses of competitive landscapes by region, and overview of current deployments. Finally, we include a regionalized breakdown of operators' responses to 23 questions about their plans for WiMAX.

COVERAGE SITRA WIMAX

COVERAGE AREA FOR SITRA WIMAX AKAN DIPERLUAS. Kemungkinan harga internet akan terbukti turun...

New Produk From Sitra Wimax

Kini, teknologi Wimax telah hadir dan siap dioperasikan pertama kali di Indonesia. PT. First Media TBK menghadirkan produk terbarunya Sitra Wimax sebagai operator Indonesia pertama yang menyelenggarakan layanan koneksi jaringan internet nirkabel berkecepatan tinggi dengan basis teknologi Wimax. Meluncurkan pengoperasiannya pertama kali untuk kalangan internal di kawasan barat Jakarta secara bertahap pada Juni 2010, Sitra Wimax siap menjadi pelopor penyelenggara layanan koneksi internet nirkabel super cepat dengan kualitas terbaik.

Sitra adalah merk dagang First Media yang menghadirkan teknologi Wimax pertama di Indonesia, layanan broadband internet nirkabel generasi keempat (4G) dengan teknologi Wimax. Ini merupakan tindak lanjut First Media TK setelah memenangkan tender penyelenggaraan jaringan tetap lokal berbasis packet switched yang menggunakan pita frekuensi radio 2,3 GHz untuk keperluan layanan pita lebar nirkabel. First Media berhak menyelenggarakan jaringan tetap lokal di zona 1 yakni Aceh dan Sumatera bagian utara dan zona 4 yang mencakup Jabodetabek.

Berapa Investasi Sitra Wimax 350 Juta Dollar AS

Investasi Sitra Wimax 350 Juta Dollar AS
PT First Media Tbk. menganggarkan investasi sebesar 350 juta dollar AS untuk mengembangkan layanan Internet nirkabel berkecepatan tinggi berbasis teknologi Wimax hingga 10 tahun ke depan.
"Hingga saat ini, investasi yang kami belanjakan sudah mencapai 50 juta dolar AS," kata Presiden Direktur First Media, Hengkie Liwanto, di sela soft launch "Sitra Wimax Operator 4G Pertama di Indonesia", di kawasan Lippo Karawaci, Tangerang, Senin (28/6/2010).
Teknologi Wimax (Worldwide Interoperability for Microwave Access) adalah suatu layanan broadband Internet nirkabel generasi ke empat (4G). Wimax beroperasi pada spektrum pita frekuensi 2.3 GHz dengan jangkauan lebih luas dan kemampuan transmisi lebih cepat yakni mencapai 75 Mbps.
Menurut Hengkie, investasi akan digunakan untuk pengembangan sistem operasi, sistem tagihan, backhole, BTS, penyediaan perangkat terminal customer premise equipment (CPE) dan base station. "Selain itu juga untuk membayar lisensi dan Biaya Hak Penggunaan (BHP) frekuensi, dan up front fee penyelenggaraan layanan Wimax pada tahun pertama," kata Hengkie.
Ia menjelaskan, hingga kini pihaknya sudah membangun hingga sekitar 90 menara radio pemancar (base transceiver station) atau BTS. Jumlah BTS itu akan terus ditingkatkan sesuai dengan permintaan masyarakat terhadap Wimax.

Layanan Sitra Wimax dalam tiga bulan ke depan akan digelar di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Banten. Sitra sendiri memenangkan tender Wimax untuk zona Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Jabodetabek, dan Provinsi Banten. Sitra Wimax sendiri sudah lolos uji laik operasi (ULO) oleh Ditjen Postel pada pertengahan Juni 2010. Dengan demikian saat itu pula perusahaan ini bisa melakukan komersial penuh.
"Target pelanggan diperkirakan mencapai sekitar 100.000-150.000 pelanggan pada tahun pertama atau Juni 2011. Sebanyak 500.000 pelanggan pada tahun ke tiga, serta sebanyak 1 juta pelanggan pada tahun 2015," ujar Hengkie.
Ia menuturkan, potensi pelanggan Wimax di Jakarta saja bisa mencapai sekitar 5 juta. "Ini merupakan pasar yang besar untuk dapat diraih perusahaan penyedia wimax," katanya.
Meski begitu ia mengutarakan, potensi pangsa pasar yang dapat diraih tergantung juga pada harga perangkat wimax yang ada. Diketahui, perusahaan penyedia perangkat Sitra Wimax adalah PT Teknologi Riset Global (TRG) sebagai penyedia perangkat Wimax berupa customer premise equipment (CPE) dan base station. Harga satu unit CPE saat ini berkisar 200 dolar AS.

"Kita berharap dengan kemajuan teknologi bisa lebih murah lagi," katanya. Dengan begitu diutarakannya, sejalan dengan dikembangkannya layanan Wimax, maka tarif internet dipastikan akan lebih murah dibanding saat ini.

Anggota Konsorsium Wimax Indonesia Berkurang

Jumlah anggota Konsorsium Wimax Indonesia (KWI), yang merupakan kumpulan perusahaan Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII) berkurang menjadi 22 perusahaan. techno.okezone.com/.../anggota-konsorsium-wimax-indonesia-berkurang

Wimax Indonesia Broadband Wireless Access (bwa)

... to get wimax in Indonesia?gudang wireless Indonesia . Email : info ... Phoenix Independent Film Star and Producer Kimber Leigh Signs With Black Dog Promotions ... prlog.org/10468019-wimax-indonesia-broadband-wireless-access-bwa.html

WiMAX vs. LTE | Sgucci Blog

Motorola Droid 2 R2-D2 Edition: khusus bagi penggemar film Star Wars ... di Indonesia, memang operator sepertinya cukup enggan menggunakan WiMax karena ... otakku.com/2010/.../wimax-dengan-lte-bedanya-dimana-yah/comment-page-1 - 74k

Indonesia Gets National WiMax Network

WiMaxxed is the best news blog for everything WiMAX. ... The Star - March 18, 2007. WiMax War Of The Worlds. 24/7 Wall St - February 13, 2007 ... www.wimaxxed.com/wimaxxed_news/20060316/indonesia_gets_.html

Operator LTE Tak Khawatir Tertinggal dari WiMax - INILAH.COM

Operator LTE Tak Khawatir Tertinggal dari WiMax (IST) ... Namun Telkomsel melakukan persiapan lebih awal untuk menggelar LTE. ... inilah.com/.../615861/operator-lte-tak-khawatir-tertinggal-dari-wimax

Alcatel-Lucent siap menggelar WiMax di Indonesia - CHIP Online Indonesia

CHIP Online - online services from CHIP Magazine- Indonesia, official website of CHIP Magazine- Indonesia, hardware, software, gadgets, linux, macintosh, windows, ... chip.co.id/.../alcatel-lucent-siap-menggelar-wimax-di-indo-2.html

Sitra WiMax: layanan WiMax pertama di Indonesia siap hadir, asik ... Btw, Otakku, Tolong dong review jaringan 3G, HSPA+, Wimax di Indonesia! ... www.otakku.com/2010/...wimax...wimax...indonesia.../comment-page-1/

Sitra WiMax: layanan WiMax pertama di Indonesia siap hadir, asik ... Btw, Otakku, Tolong dong review jaringan 3G, HSPA+, Wimax di Indonesia! ... www.otakku.com/2010/...wimax...wimax...indonesia.../comment-page-1/

Sgucci Wimax: Indonesia Lebih Siap untuk Wimax

Sgucci wimax: Indonesia Lebih Siap untukDi Indonesia, LTE ataupun Wimax, Huawei mengaku siap membangunnya. ... Share to Yahoo Mail: Import Your Yahoo contacts. Username: Password: ... us.detikinet.com/.../huawei-indonesia-lebih-siap-untuk-wimax Wimax

Firstmedia Wimax First di Indonesia

abe is a jewel in the rough. Wink Firstmedia Wimax 1st di Indonesia ... Send a message via Yahoo to Nandez. wwwwuuuiiihhh mantabs, tp wimax itu speed'nya ... www.forumkami.com

Apakah WiMAX Indonesia Masih Jalan di Tempat ?

Implementasi WiMAX di Indonesia, sampai saat ini masih belum menunjukan perkembangan yang berarti. Para pemenang tender masih belum bergerak untuk segera. pulsa.d-cell.com/2010/.../wimax-indonesia-masih-jalan-di-tempat/

Informasi tentang SGUCCI WIMAX: Internet HotSpot WiFi Gratis Di Indonesia

Informasi: SGUCCI WIMAX: Internet HotSpot WiFi Gratis di Seluruh Indonesia ... - dari Pusat Liputan dan Informasi - TeleInformasi.Com. teleinformasi.com/.../SGUCCI+WIMAX:+Internet+HotSpot+WiFi+Gratis+di+Seluruh+Indonesia+... -

perangkat wimax » Fasnet » sgucci.blog

(Reply) mo nanya ada yang tahu ngak kapan firstmedia jualan wimax......salam ... www.bloggaul.com/rickywestcentre/readblog/.../perangkat-wimax