Blog Planet Wifi Router is designed as a study material for menperdalam about WI-MAX technology, Wifi, Wireless Internet. May be an asset to our progress Plasa premium wifi

Plasa premium wifi

Sarana dan Prasarana tempat tongkrongan kedai kopi sambil belajar Dasar-dasar WIFI, Hotspot, dan dunia internet

buat website dan host

Pemotong dan Jenis Penghasilan yg menjadi objeck Pemotongan PPh Pasal 23

Pemotong PPh Pasal 23
1. badan pemerintah
2. subjek pajak badan dalam negeri
3. penyelenggara kegiatan
4. bentuk usaha tetap, atau perwakilan perusahaan luar negeri lainnya
5. Orang pribadi sebagai Wajib Pajak dalam negeri dapat ditunjuk oleh Direktur Jenderal Pajak
Wajib Pajak yang dipotong PPh Pasal 23
1. Pihak yang bertransaksi dengan badan pemerintah
2. Pihak yang bertransaksi dengan subjek pajak badan dalam negeri
3. Pihak yang bertransaksi dengan penyelenggara kegiatan
4. Pihak yang bertransaksi dengan Bentuk Usaha Tetap, atau perwakilan perusahaan luar negeri lainnya
5. Pihak yang bertransaksi dengan orang pribadi sebagai Wajib Pajak dalam negeri dapat ditunjuk oleh Direktur Jenderal Pajak

Jenis penghasilan yang menjadi objek pemotongan PPh Pasal 23
1. Dividen sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1) huruf g UU PPh
a. pembagian laba baik secara langsung ataupun tidak langsung, dengan nama dan dalam bentuk apapun;
b. pembayaran kembali karena likuidasi yang melebihi jumlah modal yang disetor;
c. pemberian saham bonus yang dilakukan tanpa penyetoran termasuk saham bonus yang berasal dari kapitalisasi agio saham;
d. pembagian laba dalam bentuk saham;
e. pencatatan tambahan modal yang dilakukan tanpa penyetoran;
f. jumlah yang melebihi jumlah setoran sahamnya yang diterima atau diperoleh pemegang saham karena pembelian kembali saham-saham oleh perseroan yang bersangkutan;
g. pembayaran kembali seluruhnya atau sebagian dari modal yang disetorkan, jika dalam tahun-tahun yang lampau diperoleh keuntungan, kecuali jika pembayaran kembali itu adalah akibat dari pengecilan modal dasar (statuter) yang

Perbedaan PPh 22 dan PPh 23




Perbedaan PPh 22 dan PPh 23 adalah sebagai berikut:
       PPh Pasal 22 pemungutan pajak oleh pemungut pajak sehubungan dengan transaksi pembayaran atas penyerahan barang, kegiatan impor dan kegiatan usaha di bidang lain, serta kegiatan penjualan barang yang tergolong sangat mewa
Sedangkan
        Pemotongan PPh Pasal 23 adalah pemotongan pajak penghasilan yang terutang atas penyerahan dividen, bunga, royalti, sewa dan jasa-jasa tertentu dalam nama dan bentuk apapun yang dibayarkan oleh badan pemerintah, subjek pajak badan dalam negeri, penyelenggara kegiatan, bentuk usaha tetap, atau perwakilan perusahaan luar negeri lainnya kepada Wajib Pajak dalam negeri atau bentuk usaha tetap

Perhitungan Pajak Penghasilan Badan Bila Penghasilan Kotor Lebih dari Rp4.8 Miliar s/d Rp50 Miliar

Perhitungan Pajak Penghasilan Badan
Bila Penghasilan Kotor Lebih dari
Rp4.8 Miliar s/d Rp50 Miliar
Bagaimana kalau penghasilan bruto dari sebuah badan usaha di atas Rp4.8 Miliar? Karena penghasilan bruto di atas Rp4.8 Miliar, maka tarif badan usaha berbeda dan perhitungan pajaknya juga berbeda.
Misalkan PT. Sentosa Abadi memperoleh penghasilan kotor di tahun 2013 sebesar Rp10 Miliar, dan Penghasilan Kena Pajak adalah Rp3 Miliar, maka besar pajak PT. Sentosa Abadi menggunakan formula berikut:
(0.25 - (0.6 Miliar/Gross Income)) dikali Penghasilan Kena Pajak.
(0.25 - (0.6 Miliar/10 Miliar)) x 3 Miliar = Rp570 juta (19%)
Namun, perlu dibuat catatan bahwa selama periode tahun 2013, PT. Sentosa Abdi telah menyetor pajak penghasilan karyawan ke kas negara sebesar, Rp200 juta dan PPh Pasal 23 sebesar Rp100 juta. Maka, pajak penghasilan terhutang PT. Sentosa Abadi adalah Rp570 juta - Rp200 juta - Rp100 juta = Rp270 juta. Inilah sisa pajak yang dibayar PT. Sentosa Abadi ke Negara atas pajak penghasilan badan usaha tersebut di tahun 2013. Tentu, ini bisa dicicil dengan meminta persetujuan dari kantor pajak setempat.
Dalam bentuk tebal, berikut adalah ringkasan dari perhitungan pajak penghasilan PT. Sentosa Abadi.
No.
Keterangan
Rp
1
Penghasilan Kotor
10.000.000.000
2
Pengeluaran (Biaya)
7.000.000.000
3
Penghasilan Kena Pajak (PKP) (1-2)
3.000.000.000
4
Kredit Pajak PPh 21
200.000.000
5
Kredit Pajak PPh 23
100.000.000
6
Pajak Penghasilan Badan (.25 - (600.000.000/10.000.000.000)) x (3)
570.000.000
7
Pajak Penghasilan Terhutang ((6)-(4)-(5))
270.000.000

Perhitungan Bila Penghasilan Kotor
Lebih dari Rp50 Miliar
Bagaimana kalau penghasilan bruto dari badan usaha adalah Rp70 Miliar? Karena penghasilan bruto  di atas Rp50 Miliar, maka tarif badan usaha adalah 25% dari Penghasilan Kena Pajak.
Misalkan PT. Nyiur Hijau memperoleh penghasilan kotor sebesar Rp70 Miliar, dan Penghasilan Kena Pajak sebesar Rp28 Miliar, maka besar pajak PT. Nyiur Hijau adalah 25% x Rp28 Miliar = Rp7 Miliar
Namun, perlu dibuat catatan bahwa selama periode tahun 2013, PT. Nyiur Hijau telah menyetor pajak penghasilan karyawan ke kas negara sebesar Rp2 Miliar dan PPh Pasal 23 sebesar Rp1 Miliar. Maka, pajak penghasilan terhutang PT. Nyiur Hijau adalah Rp7 Miliar - Rp2 Miliar - Rp1 Miliar = Rp4 Miliar. Inilah sisa pajak yang dibayar PT. Nyiur Hijau ke Negara atas pajak penghasilan badan usaha tersebut di tahun 2013. Tentu, ini bisa dicicil dengan meminta persetujuan dari kantor pajak setempat.
Dalam bentuk tabel, berikut adalah ringkasan dari perhitungan pajak penghasilan PT. Nyiur Hijau.
No.
Keterangan
Rp
1
Penghasilan Kotor
70.000.000.000
2
Pengeluaran (Biaya)
42.000.000.000
3
Penghasilan Kena Pajak (PKP) (1-2)
28.000.000.000
4
Kredit Pajak PPh 21
2.000.000.000
5
Kredit Pajak PPh 23
1.000.000.000
6
Pajak Penghasilan Badan (25% x (3)
7.000.000.000
7
Pajak Penghasilan Terhutang ((6)-(4)-(5))
4.000.000.000


Contoh Perhitungan Pajak Penghasilan Badan Usaha

Halaman ini disajikan contoh perhitungan pajak penghasilan badan usaha, yang dapat berguna bagi Anda. Di sini hanya disajikan kalkulasi sederhana. Pada faktanya, perhitungan pajak relatif rumit kalau semua faktor seperti biaya, penyusutan, bunga uang di bank, royalty, pajak atas pembelian barang mewah, pajak impor, dll  diperhitungkan.
Pada perhitungan di halaman ini, diasumsikan bahwa badan usaha tidak mengimpor barang dari luar negeri, tidak menaman modal usaha ke badan usaha lain atau sebagai pemilik saham di badan usaha lain, dan tidak ada royalty. Ibaratnya, badan usaha hanya menjual produk atau jasa kepada orang lain dan membayar biaya-biaya untuk memperoleh penghasilan kotornya.



Perhitungan Bila Penghasilan Kotor
Kurang dari Rp4.8 Miliar

Mari kita mulai. Misalkan di tahun 2013, PT. Adil Makmur memperoleh penghasilan kotor sebesar Rp2 Miliar. Maka besar pajak penghasilan PT. Adil Makmur adalah Rp2 Miliar x1 % = Rp20 juta. Cukup sederhana perhitungannya.
Namun, perlu dibuat catatan bahwa selama periode tahun 2013, PT. Adil Makmur telah menyetor pajak penghasilan karyawan ke kas negara sebesar Rp10 juta dan pajak PPh Pasal 23 sebesar Rp2 juta. Maka, pajak penghasilan terhutang PT. Adil Makmur adalah Rp20 juta - Rp10 juta - Rp2  juta = Rp8 juta. Inilah sisa pajak yang dibayar PT. Adil Makmur ke Kas Negara atas pajak penghasilan badan usaha di tahun 2013. Tentu, pajak ini bisa dicicil dengan meminta persetujuan dari kantor pajak setempat.
Dalam bentuk tabel, berikut adalah ringkasan dari perhitungan pajak penghasilan PT. Adil Makmur. 
No.
Keterangan
Rp
1Penghasilan Kotor
2.000.000.000
2Kredit Pajak PPh 21
10.000.000
3Kredit Pajak PPh 23
2.000.000
4Pajak Penghasilan Badan (1% x (1)
20.000.000
5Pajak Penghasilan Terhutang ((4)-(2)-(3))
8.000.000

Jaminan Pelaksanaan dalam Pengadaan Barang Jasa

Pelaksanaan Pengadaan Barang Jasa membutuhkan Jaminan Pelaksanaan untuk menjamin agar pelaksanaan kontrak dapat diselesaikan dengan baik. Jaminan pelaksanaan yang dipersyaratkan adalah sebesar 5% dari kontrak bila kontraknya lebih dari atau sama dengan 80% HPS (Harga Perkiraan Sendiri). Tapi kalau kontraknya kurang dari 80% HPS maka Jaminan pelaksanaannya harus 5% dari HPS nya.

Jaminan Pelaksanaan harus diberikan oleh penyedia ketika akan ditandatanganinya kontrak pengadaan barang/jasa. Pejabat Pembuat Komitmen tidak akan tandatangan kontrak bila jaminan penawaran belum diberikan penyedia. Jaminan pelaksanaan dapat dikeluarkan oleh bank umum, asuransi, atau penerbit jaminan, tetapi PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) lebih menyukai jaminan dari bank umum.


Jaminan pelaksanaan akan digunakan atau dicairkan apabila penyedia melanggar persyaratan di dalam kontrak pengadaan barang jasa atau adanya wan prestasi. Jaminan penlaksanaan harus dapat dicairkan dalam jangka waktu 14 hari kerja sejak dikeluarkannya surat permintaan pencairan dari PPK. Atau apabila terjadi keterlambatan maka jumlah denda tidak boleh melebih dari nilai jaminan pelaksanaan sebesar 5%.

Jaminan Pelaksanaan akan dikembalikan kepada Penyedia apabila pelaksanaan pekerjaan telah mencapai 100% dan diganti dengan jaminan pemeliharaan ketika pekerjaan masuk ke dalam masa pemeliharaan pekerjaan. Sehingga jangka waktu jaminan pelaksanaan adalah harus mengcover masa pelaksanaan pengadaan barang jasa ditambah dengan 14 hari untuk proses administrasi. Misalkan kalau masa pelaksanaan pekerjaan pengadaan itu adalah 90 hari dalam kontrak, maka masa jaminan pelaksanaan adalah 104 hari.

Membuat Antena Wifi Hotspot Disekolah

HotSpot sesuai namanya mungkin dapat diartikan sebagai layanan Wifi atau Wireless LAN yang dapat digunakan untuk area privat ataupun umum. Di sekolah, area HotSpot yang di lingkupi oleh Wireless LAN tersebut tersambung ke sebuah server lokal yang memberikan layanan koneksi ke aplikasi Sistem Manajemen Sekolah berbasis web, dan hanya dapat diakses oleh pengguna yang berada di lingkungan sekolah karena area HotSpot memiliki jangkauan yang terbatas.
HotSpot yang berada di suatu area sekolah, tentunya layanannya akan ditujukan untuk siswa, guru atau karyawan sekolah tersebut. Untuk mengurangi kemungkinan agar akses tidak dilakukan oleh pihak yang bukan dari instansi tersebut, maka diperlukan sebuah public key Yang diacak dengan kode tertentu yang dapat digunakan oleh pengguna di lingkungasekolahtersebut untuk masuk ke jaringan Wifi tersebt Ada beberapa sistem pengacak kode Wifi yang dapat dipakai oleh pengguna antara lain, WEP (Wireless Equivalent Protocol) dan WPA (Wifi Protected Access). Masing masing sistem memiliki tingkat keamanannya yang berbeda. WEP saat ini dapat mendukung enkripsi (pengacak kode) 40 bit dan 104 bit. Sedang WPA memakai protokol TKIP (Temporal Key Integrity Protocol).Sistem WPA saat ini belum banyak access point yang mampu mendukungnya, dan pengaturan di client-nya juga agak



Langkah-Langkah Membuat Wi-fi Hospot Di Sekolah
Hotspot atau tempat yang menyediakan layanan akses Internet dengan menggunakan wireless memang sudah sangat banyak. Mulai dari cafe, restoran, sampai hotel pada umumnya menyediakan layanan Internet tanpa kabel ini. Hal ini disebabkan banyaknya perangkat yang telah dilengkapi dengan teknologi wireless, sehingga tren penggunaannya pun semakin tinggi.
Sayangnya, tidak semua orang mengerti bagaimana cara membangun infrastruktur Wi-Fi. Kurangnya informasi dan mungkin harga yang agak mahal membuat banyak pemilik tempat usaha enggan untuk membangun hotspot. Padahal, adanya hotspot ini sangat berpotensi untuk menambah daya tarik dan juga bisa menambah penghasilan dari tempat itu sendiri.
Artikel ini akan membahas hal-hal penting yang perlu Anda ketahui untuk menyediakan layanan hotspot. Hal yang dibahas memang relatif sederhana sehingga bisa diikuti oleh pemula sekalipun (asalkan sudah memiliki dasar-dasar jaringan). Di akhir artikel, akan juga akan membahas salah satu alat yang cukup praktis untuk digunakan sebagai hotspot gateway.
1. Tentukan konsep hotspot Anda
Konsep hotspot ini merupakan awal yang sangat penting untuk Anda tentukan. Apakah hotspot Anda nantinya akan dapat digunakan secara gratis atau harus membeli voucher tertentu? Anda harus menentukan hal dasar ini terlebih dahulu karena akan menyangkut perencaaan infrastruktur hotspot itu sendiri.
Alternatif yang biasa dipilih adalah memberikan waktu trial khusus secara gratis selama beberapa waktu (satu atau dua bulan pertama). Selanjutnya, pengunjung harus membayar atau membeli voucher sebelum bisa mengakses hotspot Anda. Kadang kala, ada beberapa tempat yang memang sengaja memberikan layanan Wi-Fi hotspot secara gratis. Namun, Anda harus berbelanja (atau memesan makanan) selama mengakses hotspot tersebut.
2. Akses Internet yang cukup cepat
Hal pertama yang harus Anda miliki adalah akses Internet. Akses Internet ini pada umumnya menggunakan layanan broadband dengan kecepatan yang cukup tinggi (128 Kbps atau lebih), tergantung target jumlah pengunjung yang akan mengakses layanan hotspot ini.
3. Membuat hotspot tanpa billing
Bagian ini akan membahas singkat mengenai cara pembuatan hotspot gratis (tanpa sistem billing tertentu).
Secara umum, sistem hotspot gratisan tidaklah berbeda jauh dengan sistem Wi-Fi di rumah yang saat ini mulai banyak digunakan. Anda hanya perlu beberapa alat untuk membuat jaringan seperti ini.Alat pertama yang harus Anda miliki tentunya adalah modem. Modem ini harus disesuaikan dengan jenis koneksi Internet yang Anda gunakan (ADSL, Cable, dan lainnya).Selanjutnya, Anda juga harus memiliki sebuah router yang akan berfungsi sebagai gateway. Router inilah yang akan mengatur semua koneksi dari client ke Internet. Sebaiknya, Anda membeli router yang telah dilengkapi dengan fungsi Access Point terintegrasi. Jika Anda membeli router yang tidak memiliki fungsi Access Point, maka Anda juga harus membeli Access Point terpisah.
4. Membuat hotspot dengan billing
Membuat hotspot dengan billing memang lebih rumit dibandingkan dengan tanpa billing. Sistem yang umum digunakan adalah dengan menggunakan voucher generator yang secara otomatis akan dibuat oleh sistem. Hampir semua vendor wireless besar sudah memiliki sistem ini.
Sistem ini umumnya bisa bekerja secara independen. Ia memiliki fungsi router/gateway dan juga Access Point (Anda tetap harus membeli modem). Sistem billing dan voucher generator-nya telah terintegrasi. Biasanya, ia juga memiliki keypad (untuk menentukan jumlah voucher yang dibeli) dan printer (untuk mencetak voucher). Sistem ini hanya perlu dikonfigurasi saat awal via PC, selanjutnya semua operasi sistem bisa bekerja secara independen. PC hanya dibutuhkan untuk melakukan perubahan konfigurasi saja.
5. Konfigurasi akses InternetInfrastruktur jaringan yang harus dibuat pada dasarnya cukup sederhana. Dasarnya, untuk koneksi ke Internet akan dibutuhkan modem. Dari modem, koneksi akan dimasukkan ke router atau gateway. Selanjutnya, dari router koneksi baru dibagi ke client via koneksi kabel ataupun wireless (via Access Point).
Hampir semua alat sejenis bisa dikonfigurasi via jaringan dari PC client. Syarat utamanya adalah IP dari client harus satu segmen dengan IP dari perangkat yang ingin dikonfigurasi. Anda bisa mencari informasi ini di buku manual perangkat Anda.
Proses konfigurasi awal yang biasanya harus dilakukan adalah melakukan koneksi ke Internet via modem. Salah satu port pada router (port WAN) biasanya harus dihubungkan ke modem. Selanjutnya, proses konfigurasi biasanya dilakukan via interface web based yang disediakan oleh router Anda.
6. Masalah DHCP server
Setelah jaringan sukses terkoneksi, maka Anda harus mengaktifkan DHCP server. DHCP server ini berguna untuk memberikan IP secara otomatis kepada setiap user. Cara ini memudahkan pengunjung untuk mengakses hotspot Anda (khususnya untuk sistem free tanpa login). Namun, cara ini bisa juga memberikan lubang keamanan karena Anda lebih sulit untuk mengendalikan pengunjung yang mengakses hotspot.
Menurut CHIP, jalan terbaik sebenarnya tergantung Anda sendiri. Untuk Anda yang menerapkan sistem free (tanpa voucher), tidak mau repot dengan pengaturan IP, dan tidak keberatan hotspot diakses oleh banyak orang, maka mengaktifkan DHCP adalah jalan terbaik. Batasi jumlah client yang akan diberikan IP oleh DHCP (misal 10 client). Dengan begitu, jumlah pengunjung yang bisa mendapatkan IP hanya maksimal 10 client saja.
Jika Anda mau lebih selektif, maka DHCP boleh dinonaktifkan. Setiap user yang akan mengakses hotspot harus terlebih dahulu meminta informasi alamat IP dari Anda selaku pemilik hotspot.
Bagi Anda yang menerapkan sistem login/voucher, maka DHCP server boleh diaktifkan. Soalnya, user tidak akan bisa mengakses Internet tanpa username dan password yang benar dari voucher, walaupun ia telah mendapatkan IP dari DHCP server.
7. Memantau statistik user
Hal ini hanya perlu dilakukan oleh Anda yang menggunakan sistem login. Masuklah ke router dan cari menu “Account Table” atau sejenisnya. Di sana, Anda bisa menemukan username dan password yang di-generate oleh sistem.
Informasi yang lebih detail seperti lama login, sisa waktu login, dan jumlah uang yang dibayarkan juga bisa dilihat. Pastikan saja bahwa tidak ada kejanggalan di sini. Setiap kejanggalan sebaiknya segera diperiksa lebih detail.
8. Enkripsi yang tepat
Jaringan wireless tanpa enkripsi sangatlah tidak aman. Oleh sebab itu, aktifkan fungsi enkripsi setidaknya WEP 64 atau 128 bit. Perlu diperhatikan bahwa dengan aktifnya enkripsi maka proses zero configuration akan sulit untuk dilakukan. User harus memasukkan enkripsi yang sesuai sebelum bisa login ke dalam hotspot.
9. Client yang ingin mengakses
Tidak semua client memiliki kepandaian yang setara. Apalagi untuk kawasan hotspot yang tidak zero config (membutuhkan pengaturan/konfigurasi tambahan). Oleh karena itu, Anda selaku pemilik hotspot harus bisa menyediakan informasi yang jelas agar user bisa login dengan mudah.
Beberapa konfigurasi pengaturan seperti alamat IP (untuk hotspot tanpa DHCP server), metode enkripsi, sampai pemilihan Access Point (untuk area yang memiliki beberapa hotspot), harus diinformasikan dengan jelas kepada calon pengguna. Setidaknya, Anda menyediakan satu atau dua petugas yang mengerti teknis konfigurasi client hotspot. Konsumen yang kecewa dapat dengan mudah meninggalkan tempat Anda dan mencari hotspot lain yang lebih informatif.
KNOW HOW
Walled Garden: Alamat web yang dapat diakses secara gratis tanpa perlu menggunakan login yang biasanya tersedia pada voucher. Anda bisa menentukan beberapa alamat web yang bisa diakses secara gratis tanpa perlu login. Tujuannya adalah agar calon pengguna bisa mencoba kecepatan akses hotspot Anda terlebih dahulu.
Landing Page: Halaman depan sebuah Hotspot. Hotspot yang baik seharusnya dikonfigurasi agar menampilkan halaman ini secara otomatis jika terjadi kesalahan login atau login tidak dikenal. Halaman ini merupakan halaman awal yang muncul sebelum menggunakan hotspot.
Voucher: Kartu yang berisi data login dan informasi konfigurasi jaringan untuk mengakses Internet dalam jangka waktu tertentu.
SMCWHSG44-G dan SMCWHS-POS
Bangun Hotspot dalam Sekejap
Membangun hotspot memang tidak mudah bagi kebanyakan orang. Beberapa produsen tampaknya telah memikirkan hal tersebut. Mereka menyediakan solusi out-of-the-box untuk Anda yang ingin membuat hotspot. Solusi out-of-the-box ini berarti Anda hanya perlu menyediakan koneksi Internet dan melakukan sedikit konfigurasi. Selanjutnya, alat ini akan mengatur semuanya. Anda hanya perlu memberikan voucher kepada calon pengguna. Voucher ini akan dibuat secara otomatis oleh mesin gateway tersebut.
Hotspot gateway dari SMC
CHIP kebetulan mendapatkan pinjaman seperangkat hotspot gateway dari SMC. Hotspot gateway tersebut terdiri dari dua alat, yaitu SMC EliteConnect SMCWHSG44-G (broadband router dengan fungsi hotspot) dan SMCWHS-POS (POS printer untuk mencetak voucher). Anda juga akan mendapatkan sebuah keypad numerik yang nantinya digunakan untuk memasukkan nilai voucher yang ingin dicetak berdasarkan lama online.
Kedua perangkat tersebut bisa bekerja tanpa membutuhkan peralatan tambahan lain. Namun, proses konfigurasi awal membutuhkan PC yang terkoneksi ke perangkat SMCWHSG44-G. Setelah proses konfigurasi selesai, perangkat ini bisa bekerja secara mandiri.
Instalasi relatif mudah
Proses instalasi awal memang agak sedikit membingungkan. Anda akan memperoleh sebuah router, POS printer, dan numeric keypad. Interkoneksi antar ketiga modul ini juga tampak sedikit rumit. Namun, SMC tampaknya sudah mengantisipasi hal ini. Sebuah diagram yang lengkap disediakan dalam buku manual SMC. Dengan adanya diagram ini, proses instalasi kabel antarperangkat bisa dilakukan dengan sangat mudah.
Setelah selesai melakukan instalasi kabel, proses selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah melakukan konfigurasi router. CHIP menggunakan sebuah PC yang terhubung langsung ke port pada router. Setelah menyamakan segmen IP, maka proses konfigurasi bisa dilakukan dengan mudah. Seperti juga kebanyakan perangkat sejenis, SMC menyediakan pengaturan berbasiskan web based management. Artinya, Anda bisa melakukan pengaturan dengan mudah menggunakan browser.
Pengaturan menjadi kunci
Proses pengaturan akan memegang peranan penting. Tanpa proses pengaturan yang benar, bisa jadi hotspot Anda tidak bekerja maksimal.
Pengaturan pertama yang harus Anda lakukan adalah mengatur konfigurasi Internet. SMC mendukung penggunaan gateway sampai dengan empat buah jalur koneksi (router ini menyediakan total lima port switch). Anda bisa memilih untuk menggunakan satu sampai empat buah gateway yang mendukung fungsi load balancing (berdasarkan port maupun alamat IP).
Pengaturan lanjutan yang juga harus Anda lakukan adalah pengaturan keamanan. Anda harus mengatur enkripsi login dan enkripsi untuk koneksi (WEP atau WPA).
Pengaturan terakhir adalah untuk menentukan harga sewa dari hotspot Anda. Harga sewa ditentukan per unit. Sementara itu, setiap unit memiliki durasi waktu tertentu. Semuanya bisa diatur dari interface web router ini.
Setelah proses konfigurasi selesai, maka sistem akan otomatis meminta Anda untuk melakukan restart router. Klik tombol “Restart” dan tunggu sekitar 10 detik sampai sistem menampilkan kembali layar login.
Tahap uji coba
Setelah semua proses konfigurasi selesai, maka Anda sudah siap untuk mencoba hotspot Anda. Cara mencetak voucher sebenarnya sederhana saja. Anda hanya perlu mengetikkan jumlah unit pada keypad numerik yang disediakan. Misalkan, Anda mengetikkan angka “0”, “2”, dan “Enter”, maka voucher akan dicetak dengan nominal dua unit. Waktu per unitnya merupakan waktu yang telah Anda tentukan sebelumnya. Nominal harga per unit yang tercetak juga sudah ditentukan oleh Anda dalam pengaturan sebelumnya. Sebagai tambahan, alat ini juga akan mencetak konfigurasi jaringan yang harus diatur oleh calon pengguna pada notebook/PDA-nya.
Akhir Kata
Hotspot atau tempat mengakses Internet dengan menggunakan Wi-Fi memang bukan lagi merupakan barang baru. Tetapi apakah memang sudah saatnya Anda menyediakan layanan ini di tempat Anda (restoran, kafe, atau toko buku)?
Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum menyediakan layanan ini. Hal pertama yang harus Anda pertimbangkan adalah target konsumen yang biasanya mampir ke tempat Anda. Jika selama ini tempat Anda hanya dijadikan tempat “mangkal” orang-orang yang tidak terbiasa dengan peralatan ber-Wi-Fi, menyediakan hotspot tidak akan memberikan nilai tambah bagi pengunjung.
Sebaliknya, bila pengunjung tempat Anda merupakan kaum eksekutif, maka menyediakan Wi-Fi akan memberikan nilai tambah yang sangat potensial. Anda pun bisa mendapatkan pemasukkan ekstra dengan menjual voucher hotspot.
Pertimbangan lainnya adalah aspek ekonomis. Pengeluaran bulanan Anda otomatis akan bertambah dengan adanya hotspot. Pemilihan jenis koneksi dan kecepatan yang tepat tentunya berperan untuk memberikan nilai ekonomis. Jangan sampai Anda memilih koneksi Internet yang cepat dan mahal, tetapi tidak banyak digunakan oleh pengunjung (alias mubazir). Dari sisi pemasukan, Anda bisa mendapatkan keuntungan dari penjualan voucher yang dibeli oleh pengunjung. Selain itu, pengunjung juga kemungkinan besar akan memesan makanan/minuman ekstra selama mengakses hotspot Anda. Ini juga berarti pemasukkan ekstra untuk Anda
Peralatan yang dibutuhkan antara lain :
1. Access Point
http://4.bp.blogspot.com/_ThkCYGkPP24/SAwBmb1Yc7I/AAAAAAAAABk/la1CmV_jEag/s200/acces+point.gifFungsi Access Point ibaratnya sebagai Hub/Switch di jaringan lokal, yang bertindak untuk menghubungkan jaringan lokal dengan jaringan wireless/nirkabel para client/tetangga anda, di access point inilah koneksi internet dari tempat anda dipancarkan atau dikirim melalui gelombang radio, ukuran kekuatan sinyal juga mempengaruhi area coverage yang akan dijangkau, semakin tinggi kekuatan sinyal(ukurannya dalam satuan dBm atau mW) semakin luas jangkauannya.

2. Antena Omni
http://3.bp.blogspot.com/_ThkCYGkPP24/SAwAYL1Yc5I/AAAAAAAAABU/MWWZ7_d5noQ/s200/OMNI.jpgUntuk memperluas coverage area hingga beberapa Kilometer, anda memerlukan antena omni eksternal, meski ketika anda membeli access point sudah dilengkapi antena omni, namun belumlah cukup karena hanya berkekuatan sekitar 3-5dB, untuk memperluas area jangkauannya, anda memerlukan antena Omni eksternal, yang rata-rata berkekuatan 15dB.
Antena Omni ini memiliki pancaran atau radiasi 360 derajat, jadi cocok bisa menjangkau client dari arah mana saja.

3. Box Access Point


Untuk melindungi access point anda, maka diperlukan pelindung berbentuk kotak, bisa terbuat dari plastik atau plat besi, rata-rata kotak ini sudah dilengkapi dengan kunci pengaman, dan box ini memang harus diletakkan persis di bawah antena.

4. Kabel Pigtail /Kabel Jumperhttp://1.bp.blogspot.com/_ThkCYGkPP24/SAwDdr1Yc9I/AAAAAAAAAB0/UlfefvjkSwA/s200/pigtailRPTNC.jpg
Kabel Pigtail atau kabel jumperl diperlukan untuk menghubungkan antara antena omni dengan dengan access point, perhatikan panjang maksimal yang diperlukan hanya 1 meter, selebih dari itu anda akan mengalami degradasi sinyal(loss dB) Pada kedua ujung kabel terdapat konektor dimana type konektor disesuaikan dengan konektor yang melekat pada access point anda.

5. POE (Power Over Ethern et)

Agar kabel listrik tidak dinaikkan ke atas untuk "menghidupkan" access point maka anda memerlukan alat "POE" ini yang fungsinya mengalirkan listrik melalui kabel ethernet atau kabel UTP/STP, dengan alat ini maka anda tidak perlu repot-repot lagi mengulur kabel listrik ke atas tower, lebih praktis dan hemat.

6. Kabel UTP/STP




Meski namanya perangkat wireless, namun peranan kabel juga diperlukan, kabel UTP/STP ini diperlukan untuk menghubungkan antara access point dengan jaringan kabel pada LAN lokal anda, jadi di bawah dia bisa ditancapkan ke komputer Gateway/Router atau ke Hub/Switch, pilihlah kabel UTP/STP yang berkualitas baik guna meningkatkan kualitas arus listrik yang dilewatkan melalui POE.

7. Penangkal Petir (Lightning Arrester)http://4.bp.blogspot.com/_ThkCYGkPP24/SAwCvb1Yc8I/AAAAAAAAABs/BbSB31rmJf8/s200/anti+petir.jpg



Sebagai pengaman dari petir maka anda memerlukan alat ini yang berfungsi menyalurkan kelebihan beban listrik saat petir menyambar ke kabel pembumian(grounding), komponen ini dipasang pada kabel jumper antara perangkat access point dengan antena eksternal. Grounding untuk penangkal petir umumnya ditanam dengan batang tembaga hingga kedalaman beberapa meter sampai mencapai sumber air. Ingat grounding yang kurang baik akan menyebabkan perangkat wireless tetap rentan terhadap serangan petir.




8. Towerhttp://4.bp.blogspot.com/_ThkCYGkPP24/SAwBBb1Yc6I/AAAAAAAAABc/zUzj_J-fxtY/s200/tower.gif





Guna mendapatkan jangkauan area coverage yang maksimal, anda perlu menaikkan antena omni eksternal ke tempat yang tinggi agar client WLAN anda bisa menangkap sinyal radio anda dengan baik.
## PERANGKAT CLIENT WLAN ##
Pada sisi client, untuk menangkap sinyal dari "antena omni" anda maka perangkat client sbb :
1. Untuk Client yang jaraknya dari tempat pemancar kurang dari 1 KM, lebih ekonomis jika menggunakan wajan bolic, dimana pada perangkat tersebut biasanya sudah dilengkapi dengan USB Wifi, yang disambungkan dengan kabel UTP plus kabel extended USB, jadi langsung anda bisa menancapkannya ke komputer.



2. Apabila jarak client lebih dari 1 KM, anda membutuhkan 2 perangkat, pertama, access point dan kedua antena ekste rnal pengarah atau type grid untuk menangkap sinyal dari pemancar anda

ethernet LAN ini maksudnya apa?
apakah udah terhubung ke Switch / hub ?
atau maksudnya cuma punya ethernet card ?

Kalo misalnya di masing2 ruang udah ada HUB / switch, berarti cuma perlu koneksi antara kedua ruang itu. Nah itu bisa pake 2 wireless router / wireless switch. Bisa juga kamu beli 2 buah Wireless USB Dongle, trus colok di salah satu komputer di masing2 ruangan (setelah itu harus ada setting2 tambahan lagi, kalo emang mau pake cara ini, nanti tanya lagi aja di Yahoo answer). Dengan catatan kalo pake Wireless router / switch speednya biasanya 54 Mbps, kalo pake USB dongle speednya cuma 11 Mbps.

Kalo misalnya semuanya blom terhubung, cuma punya ethernet card aja, solusi paling murahnya kamu pake:
1 switch (yang pake kabel biasa)
1 wireless router (cari yang punya 4 port buat LAN, supaya bisa pake kabel juga). Harganya kayaknya 576 ribuan deh 3-COM
1 Wireless USB Dongle (300 ribuan) TP-LINK 250 Rebuan
9 Kabel buat sambungin komputer ke switch / router.

Nanti di ruang A, kelima komputernya kamu sambungin pake kabel ke switch biasa. Setelah itu colok wireless USB dongle nya ke salah satu komputer disitu (komputer ini akan berfungsi sebagai jembatan, semua komputer di ruang numpang lewat).

Di ruang B, ke 4 komputernya sambungin pake kabel ke wireless routernya (makanya wireless routernya harus yang sedia 4 port LAN). Selesai deh.

Nanti wireless routernya kamu setting, bikin access point (jgn lupa kasih password). Trus dari ruangan A tinggal setting komputer yang dipasangin wireless USB. Cari access point yang tadi udah kamu bikin, masukin passwordnya. Kalo udah nyambung, kamu buka network connection. Pilih (blok) ethernet card dan Wireless kamu, klik kanan dan pilih bridge connection. Selesai deh, ruang A dan ruang B sekarang terhubung.

tambahan:
Komputer yang di ruang A dan B setting IPnya bikin aja automatically detect IP setting. Biarin routernya yang ngasih IP (routernya sebagai DHCP server).
Speed dari wireless USB ke Wireless router adalah maksimum 54 Mbps (sekitar 6,5 Megabyte per detik)



Di dunia pendidikan saat ini banyak sekali berkembang sistem manajemen sekolah berbasis komputer atau yang lebih dikenal dengan Sistem Informasi Sekolah. Teknologi yang dipakai juga sangat beragam, dari sistem informasi berbasis desktop hingga yang dikembangkan dengan teknologi berbasis web.
Sistem yang dibangun akan sangat bermanfaat jika dapat digunakan oleh banyak pengguna (multiuser), untuk penggunaan di sekolah akan memungkinkan sistem diakses oleh Guru, Karyawan, Siswa maupun Orang Tua. Jaringan komputer adalah salah satu faktor pendukung yang mutlak diperlukan sebagai infrastruktur pendukung sistem ini.
Perkembangan Teknologi jaringan komputer yang semakin canggih, memungkinkan interkoneksi dapat dilakukan tanpa media penghubung secara fisik, atau yang sekarang lebih dikenal dengan istilah Wireless Connection.
Teknologi jaringan wireless tersebut saat ini trend dengan nama HotSpot. Banyak tempat-tempat umum (seperti bandara, lobi hotel dan café) yang menyediakan fasilitas HotSpot sebagai sarana pendukung. Mungkin yang menjadi pertanyaan adalah, “Bagaimana teknologi ini dapat mendukung Sistem Manajemen Pendidikan disekolah?”
lebih sulit. Windows XP misalnya, minimal harus terinstal yang service pack 1.
Teknologi wifi juga mengalami perkembangan, saat ini yang umum berkembang adalah 802.11a, 802.11b, dan 802.11g sesuai standard dari IEEE (Institute of Electrical and Electronical Engineers).802.11b mampu melakukan koneksi hingga 11Mbps atau setara dengan 0,5MByte/detik, kecepatan yang sudah cukup jika hanya digunakan untuk melakukan transfer data atau browsing internet. Sedang standard 802.11g mampu melakukan koneksi hingga 54Mbps atau pada prakteknya setara dengan 20MByte/detik, pada kecepatan ini data file multimedia yang disimpan dalam format film DVD sudah dapat diakses dengan lancar.
HotSpot yang tersedia akan banyak mengurangi ketergantungan akan kabel jaringan, memudahkan akses dan koneksi dari mana saja di area HotSpot dan yang paling penting adalah informasi akan dapat diakses dengan lebih cepat dan lebih mudah. Sudah siapkah sekolah anda menyediakan layanan HotSpot untuk mendukung kemudahan penyebaran informasi di area sekolah

Step by Step membuat Hotspot

LANGKAH-LANGKAH MEMBUAT WIFI-HOTSPOT

            Hotspot atau tempat yang menyediakan layanan akses Internet dengan menggunakan wireless memang sudah sangat banyak. Mulai dari cafe, restoran, sampai hotel pada umumnya menyediakan layanan Internet tanpa kabel ini. Hal ini disebabkan banyaknya perangkat yang telah dilengkapi dengan teknologi wireless, sehingga tren penggunaannya pun semakin tinggi. Sayangnya, tidak semua orang mengerti bagaimana cara membangun infrastruktur Wi-Fi. Kurangnya informasi dan mungkin harga yang agak mahal membuat banyak pemilik tempat usaha enggan untuk membangun hotspot. Padahal, adanya hotspot ini sangat berpotensi untuk menambah daya tarik dan juga bisa menambah penghasilan dari tempat itu sendiri.
            Makalah ini akan membahas hal-hal penting yang perlu diketahui untuk menyediakan layanan hotspot. Hal yang dibahas memang relatif sederhana sehingga bisa diikuti oleh pemula sekalipun (asalkan sudah memiliki dasar-dasar jaringan).
1. Menentukan konsep hotspot 
            Konsep hotspot ini merupakan awal yang sangat penting untuk ditentukan. Apakah hotspot yang nantinya akan dapat digunakan secara gratis atau harus membeli voucher tertentu? Kita harus menentukan hal dasar ini terlebih dahulu karena akan menyangkut perencaaan infrastruktur hotspot itu sendiri.
            Alternatif yang biasa dipilih adalah memberikan waktu trial khusus secara gratis selama beberapa waktu (satu atau dua bulan pertama). Selanjutnya, pengunjung harus membayar atau membeli voucher sebelum bisa mengakses hotspot Kita. Kadang kala, ada beberapa tempat yang memang sengaja memberikan layanan Wi-Fi hotspot secara gratis. Namun, Kitaharus berbelanja (atau memesan makanan) selama mengakses hotspot tersebut

2. Akses Internet yang cukup cepat
            Hal pertama yang harus dimiliki adalah akses Internet. Akses Internet ini pada umumnya menggunakan layanan broadband dengan kecepatan yang cukup tinggi (128 Kbps atau lebih), tergantung target jumlah pengunjung yang akan mengakses layanan hotspot ini.
            Bagian ini akan membahas singkat mengenai cara pembuatan hotspot gratis (tanpa sistem billing tertentu). Secara umum, sistem hotspot gratisan tidaklah berbeda jauh dengan sistem Wi-Fi di rumah yang saat ini mulai banyak digunakan. Kita hanya perlu beberapa alat untuk membuat jaringan seperti ini.
            Alat pertama yang harus kita miliki tentunya adalah modem. Modem ini harus disesuaikan dengan jenis koneksi Internet yang kita gunakan (ADSL, Cable, dan lainnya).
Selanjutnya, kita juga harus memiliki sebuah router yang akan berfungsi sebagai gateway. Router inilah yang akan mengatur semua koneksi dari client ke Internet. Sebaiknya, kita membeli router yang telah dilengkapi dengan fungsi Access Point terintegrasi. Jika kita membeli router yang tidak memiliki fungsi Access Point, maka kita juga harus membeli Access Point terpisah.
Membuat hotspot dengan billing memang lebih rumit dibandingkan dengan tanpa billing. Sistem yang umum digunakan adalah dengan menggunakan voucher generator yang secara otomatis akan dibuat oleh sistem. Hampir semua vendor wireless besar sudah memiliki sistem ini. Sistem ini umumnya bisa bekerja secara independen. Ia memiliki fungsi router/gateway dan juga Access Point (kita tetap harus membeli modem). Sistem billing dan voucher generator-nya telah terintegrasi. Biasanya, ia juga memiliki keypad (untuk menentukan jumlah voucher yang dibeli) dan printer (untuk mencetak voucher). Sistem ini hanya perlu dikonfigurasi saat awal via PC, selanjutnya semua operasi sistem bisa bekerja secara independen. PC hanya dibutuhkan untuk melakukan perubahan konfigurasi saja.
5. Konfigurasi akses Internet
            Infrastruktur jaringan yang harus dibuat pada dasarnya cukup sederhana. Dasarnya, untuk koneksi ke Internet akan dibutuhkan modem. Dari modem, koneksi akan dimasukkan ke router atau gateway. Selanjutnya, dari router koneksi baru dibagi ke client via koneksi kabel ataupun wireless (via Access Point). Hampir semua alat sejenis bisa dikonfigurasi via jaringan dari PC client. Syarat utamanya adalah IP dari client harus satu segmen dengan IP dari perangkat yang ingin dikonfigurasi. Kita bisa mencari informasi ini di buku manual perangkat .
            Proses konfigurasi awal yang biasanya harus dilakukan adalah melakukan koneksi ke Internet via modem. Salah satu port pada router (port WAN) biasanya harus dihubungkan ke modem. Selanjutnya, proses konfigurasi biasanya dilakukan via interface web based yang disediakan oleh router kita.
6. Masalah DHCP server
            Setelah jaringan sukses terkoneksi, maka kita harus mengaktifkan DHCP server. DHCP server ini berguna untuk memberikan IP secara otomatis kepada setiap user. Cara ini memudahkan pengunjung untuk mengakses hotspot kita (khususnya untuk sistem free tanpa login). Namun, cara ini bisa juga memberikan lubang keamanan karena kita lebih sulit untuk mengendalikan pengunjung yang mengakses hotspot.
Menurut CHIP, jalan terbaik sebenarnya tergantung kita sendiri. Untuk kita yang menerapkan sistem free (tanpa voucher), tidak mau repot dengan pengaturan IP, dan tidak keberatan hotspot diakses oleh banyak orang, maka mengaktifkan DHCP adalah jalan terbaik. Batasi jumlah client yang akan diberikan IP oleh DHCP (misal 10 client).Dengan begitu, jumlah pengunjung yang bisa mendapatkan IP hanya maksimal 10 client saja.        
            Jika kita mau lebih selektif, maka DHCP boleh dinonaktifkan. Setiap user yang akan mengakses hotspot harus terlebih dahulu meminta informasi alamat IP dari kitaselakupemilik hotspot. Bagi kita yang menerapkan sistem login/voucher, maka DHCP server boleh diaktifkan. Soalnya, user tidak akan bisa mengakses Internet tanpa username dan password yang benar dari voucher, walaupun ia telah mendapatkan IP dari DHCP server.
            Hal ini hanya perlu dilakukan oleh kita yang menggunakan sistem login. Masuklah ke router dan cari menu “Account Table” atau sejenisnya. Di sana, kita bisa menemukan username dan password yang di-generate oleh sistem.
Informasi yang lebih detail seperti lama login, sisa waktu login, dan jumlah uang yang dibayarkan juga bisa dilihat. Pastikan saja bahwa tidak ada kejanggalan di sini. Setiap kejanggalan sebaiknya segera diperiksa lebih detail.
8. Enkripsi yang tepat
            Jaringan wireless tanpa enkripsi sangatlah tidak aman. Oleh sebab itu, aktifkan fungsi enkripsi setidaknya WEP 64 atau 128 bit. Perlu diperhatikan bahwa dengan aktifnya enkripsi maka proses zero configuration akan sulit untuk dilakukan. User harus memasukkan enkripsi yang sesuai sebelum bisa login ke dalam hotspot.
9. Client yang ingin mengakses
            Tidak semua client memiliki kepandaian yang setara. Apalagi untuk kawasan hotspot yang tidak zero config (membutuhkan pengaturan/konfigurasi tambahan). Oleh karena itu, kita selaku pemilik hotspot harus bisa menyediakan informasi yang jelas agar user bisa login dengan mudah. Beberapa konfigurasi pengaturan seperti alamat IP (untuk hotspot tanpa DHCP server), metode enkripsi, sampai pemilihan Access Point (untuk area yang memiliki beberapa hotspot), harus diinformasikan dengan jelas kepada calon pengguna. Setidaknya, kita menyediakan satu atau dua petugas yang mengerti teknis konfigurasi client hotspot. Konsumen yang kecewa dapat dengan mudah meninggalkan tempat kita dan mencari hotspot lain yang lebih informatif.
KNOW HOW
Ø  Walled Garden: Alamat web yang dapat diakses secara gratis tanpa perlu menggunakan login yang biasanya tersedia pada voucher. Kita bisa menentukan beberapa alamat web yang bisa diakses secara gratis tanpa perlu login. Tujuannya adalah agar calon pengguna bisa mencoba kecepatan akses hotspot terlebih dahulu.
Ø  Landing Page: Halaman depan sebuah Hotspot. Hotspot yang baik seharusnya dikonfigurasi agar menampilkan halaman ini secara otomatis jika terjadi kesalahan login atau login tidak dikenal. Halaman ini merupakan halaman awal yang muncul sebelum menggunakan hotspot.
Ø  Voucher: Kartu yang berisi data login dan informasi konfigurasi jaringan untuk mengakses Internet dalam jangka waktu tertentu.
SMCWHSG44-G dan SMCWHS-POS
Hotspot gateway dari SMC
            Hotspot gateway tersebut terdiri dari dua alat, yaitu SMC EliteConnect SMCWHSG44-G (broadband router dengan fungsi hotspot) dan SMCWHS-POS (POS printer untuk mencetak voucher).Kita juga akan mendapatkan sebuah keypad numerik yang nantinya digunakan untuk memasukkan nilai voucher yang ingin dicetak berdasarkan lama online.
            Kedua perangkat tersebut bisa bekerja tanpa membutuhkan peralatan tambahan lain. Namun, proses konfigurasi awal membutuhkan PC yang terkoneksi ke perangkat SMCWHSG44-G. Setelah proses konfigurasi selesai, perangkat ini bisa bekerja secara mandiri.
            Proses instalasi awal memang agak sedikit membingungkan. Kita  akan memperoleh sebuah router, POS printer, dan numeric keypad. Interkoneksi antar ketiga modul ini juga tampak sedikit rumit. Namun, SMC tampaknya sudah mengantisipasi hal ini. Sebuah diagram yang lengkap disediakan dalam buku manual SMC. Dengan adanya diagram ini, proses instalasi kabel antarperangkat bisa dilakukan dengan sangat mudah.
            Setelah selesai melakukan instalasi kabel, proses selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah melakukan konfigurasi router. CHIP menggunakan sebuah PC yang terhubung langsung ke port pada router. Setelah menyamakan segmen IP, maka proses konfigurasi bisa dilakukan dengan mudah. Seperti juga kebanyakan perangkat sejenis, SMC menyediakan pengaturan berbasiskan web based management. Artinya, kita bisa melakukan pengaturan dengan mudah menggunakan browser.
Pengaturan menjadi kunci
            Proses pengaturan akan memegang peranan penting. Tanpa proses pengaturan yang benar, bisa jadi hotspot tidak bekerja maksimal. Pengaturan pertama yang harus lakukan adalah mengatur konfigurasi Internet. SMC mendukung penggunaan gateway sampai dengan empat buah jalur koneksi (router ini menyediakan total lima port switch). Kita bisa memilih untuk menggunakan satu sampai empat buah gateway yang mendukung fungsi load balancing (berdasarkan port maupun alamat IP).
            Pengaturan lanjutan yang juga harus dilakukan adalah pengaturan keamanan. Kita harus mengatur enkripsi login dan enkripsi untuk koneksi (WEP atau WPA). Pengaturan terakhir adalah untuk menentukan harga sewa dari hotspot . Harga sewa ditentukan per unit. Sementara itu, setiap unit memiliki durasi waktu tertentu. Semuanya bisa diatur dari interface web router ini.
            Setelah proses konfigurasi selesai, maka sistem akan otomatis meminta kita untuk melakukan restart router. Klik tombol “Restart” dan tunggu sekitar 10 detik sampai sistem menampilkan kembali layar login.
Tahap uji coba
            Setelah semua proses konfigurasi selesai, maka sudah siap untuk mencoba hotspot. Cara mencetak voucher sebenarnya sederhana saja yaitu mengetikkan jumlah unit pada keypad numerik yang disediakan. Misalkan, mengetikkan angka “0”, “2”, dan “Enter”, maka voucher akan dicetak dengan nominal dua unit. Waktu per unitnya merupakan waktu yang telah kita tentukan sebelumnya. Nominal harga per unit yang tercetak juga sudah ditentukan dalam pengaturan sebelumnya. Sebagai tambahan, alat ini juga akan mencetak konfigurasi jaringan yang harus diatur oleh calon pengguna pada notebook/PDA-nya.

CARA MEMBUAT HOTSPOT UNTUK JARAK 100M

Perangkat yang dibutuhkan:
1. Router (1 buah)
2. Access Point/AP (min. 4 buah)
3. Modem (optional)
4. Kabel UTP secukupnya

            Router dibutuhkan sebagai server DHCP, Packet filtering dan gateway internet menuju modem. Untuk jangkauan 100m dibutuhkan min. 4 buah AP. Karena jangkauan 1 buah AP 802.11 a/b/g hanya sampai kira-kira max. 30m (tanpa penghalang dinding padat/beton) dan jangkauan antar AP harus saling tumpang-tindih(overlapping) satu dengan yang lain. Modem disesuaikan dengan jenis koneksi internet DSL/3G/HSDPA/HSUPA/EVDO). Kabel UTP digunakan untuk menghubungkan antara Router dengan modem.
            Semua AP harus disetting dalam SSID (Nama jaringan wirelessnya) yang sama namun dengan channel yang berbeda. Dan semua AP harus berada ada mode yang sama 802.11 a/b/g (pilih salah satu)
            AP indoor bisa dipakai outdoor, namun dengan performa(sinyal, jangkauan dan ketahanan terhadap perubahan temperatur, kelembaban dan debu) yang jauh dibawah AP outdoor. Kalau mau awet Outdoor ya pake AP Outdoor.
            Alangkah lebih baik jika AP sudah mendukung teknologi PoE (Power over Ethernet) untuk memudahkan pengkabelan untuk kabel daya. Namun harga AP-nya akan jauh lebih mahal. Bayangkan AP berada 20m diatas anda, bagaimana anda menancapkan adaptor AP ke sumber daya? Dengan PoE semuanya jadi lebih mudah dan rapi tanpa kabel gulungan.

Menambah Jangkauan Sinyal Hotspot


Kita bisa menambahkan jangkauan hotspot dengan antena yang lebih kuat. Gunakan antena omni 24 dB. Cukup membantu tanpa harus melanggar aturan power wifi. Atau anda bisa menggunakan penguat sinyal (booster) harganya cukup mahal dan berpotensi melanggar aturan wifi.
Disamping itu kita juga bisa menggunakan alat-alat. Antara lain :

1. WAP (Wireless Access Point) bisa merk tplink, linksys, dsb
2. Hub/Switch
3. Antenna Omni 360 derajat
4. Kabel utp secukupnya
5. Dan koneksi internet (speedy unlimited)
Semuanya dengan asumsi client koneksinya menggunakan antenna. Dan daerah yang dimaksud tercover line speedy.

Kalau koneksi dengan kabel LAN yang harus sediakan :
1. WAP (Wireless Access Point) bisa merk tplink, linksys, dsb
2. Hub/Switch
3. Kabel utp secukupnya
4. Dan koneksi internet (speedy unlimited)
Dengan asumsi jarak dengan client tidak terlalu jauh.

            Kalau di daerah yang belum tercover jaringan speedy, untuk client mesti pakai antenna wireless. Dari sisi client, antenna yang cocok adalah antenna grid 2,4 ghz.Karena cakupan area nya -/+ 4 km. Dari sisi server menggunakan antenna omni. Dari sisi client yang belum ada jaringan speedy dari telkom, fungsi antenna nya bisa sebagai repeater.

            Dengan asumsi koneksi dengan  speedy, maka biaya yang akan diinvestasikan tergantung
paket apa yang digunakan.

Dengan estimasi sebagai berikut:
ü  Modem: Rp.50.000,- s/d Rp.300.000,-
ü  Router: ≥ Rp. 300.000,-
ü  Kabel UTP 4 buah Rp. 200.000,-
ü  Akses Point ± Rp. 200.000,-

Kira-kira ≥ Rp.1000.000,- total biaya yang harus untuk menyediakan peralatan  instalasinya.

Penutup
            Hotspot atau tempat mengakses Internet dengan menggunakan Wi-Fi memang bukan lagi merupakan barang baru. Tetapi apakah memang sudah saatnya usaha kita (restoran, kafe, atau toko buku )menyediakan layanan ini ?
            Ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum menyediakan layanan ini. Hal pertama yang harus dipertimbangkan adalah target konsumen yang biasanya mampir ke tempat usaha kita. Jika selama ini tempat kita hanya dijadikan tempat “mangkal” orang-orang yang tidak terbiasa dengan peralatan ber-Wi-Fi, menyediakan hotspot tidak akan memberikan nilai tambah bagi pengunjung.
            Sebaliknya, bila pengunjungnya merupakan kaum eksekutif, maka menyediakan Wi-Fi akan memberikan nilai tambah yang sangat potensial. Tentunya bisa mendapatkan pemasukkan ekstra dengan menjual voucher hotspot. Pertimbangan lainnya adalah aspek ekonomis. Pengeluaran bulanan kita otomatis akan bertambah dengan adanya hotspot. Pemilihan jenis koneksi dan kecepatan yang tepat tentunya berperan untuk memberikan nilai ekonomis. Jangan sampai memilih koneksi Internet yang cepat dan mahal, tetapi tidak banyak digunakan oleh pengunjung (alias mubazir). Dari sisi pemasukan, kita bisa mendapatkan keuntungan dari penjualan voucher yang dibeli oleh pengunjung. Selain itu, pengunjung juga kemungkinan besar akan memesan makanan/minuman ekstra selama mengakses hotspot .

PlasaPremium



Planet Wifi Router

silakan kunjungi Plasa wifi untuk makalah - makalah untuk Hotspot, wi-fi, ..... perusahaan minyak asal Malaysia (1); php (1); plasa wireless premium (1) ...
Alexa Traffic Rank for http://sgucci.blogspot.com/: 3091186sgucci.blogspot.com/ - Tembolok - Mirip
  1. plasapremium.com - Indonesia's Premium And Trusted Online Store

    Indonesia's Premium and Trusted Online Store. Search Ads ... PLASAPREMIUM (http://www.plasapremium.com) merupakan sebuah situs premium on-line Jual-Beli di ...
    Alexa Traffic Rank for http://plasapremium.com/: 2720830plasapremium.com/ - Tembolok
  2. plasapremium.com - Sale Info

    Hemat 55% untuk ketenangan berbisnis Anda @ The Plaza Hotel Glodok ...
    Alexa Traffic Rank for http://plasapremium.com/news.html: 2720830plasapremium.com/news.html - Tembolok

Pengertian Wimax | Plasa WIFI ROUTER

Pengertian WIMAX: WiMAX, (Worldwide Interoperability for Microwave Access) adalah merupakan teknologi akses nirkabel pita lebar (broadband wireless access atau disingkat BWA) yang memiliki kecepatan akses yang tinggi dengan jangkauan yang luas. WiMAX merupakan evolusi dari teknologi BWA sebelumnya dengan fitur-fitur yang lebih menarik. Disamping kecepatan data yang tinggi mampu diberikan, WiMAX juga merupakan teknologi dengan open standar. Dalam arti komunikasi perangkat WiMAX diantara beberapa vendor yang berbeda tetap dapat dilakukan (tidak proprietary). Dengan kecepatan data yang besar (sampai 70 MBps), WiMAX dapat diaplikasikan untuk koneksi broadband ‘last mile’, ataupun backhaul.

Wimax-100-indonesia: berhasil membuat perangkat WiMAX yang 100% buatan Indonesia, termasuk chipsetnya. Chipnya saat ini diimplementasikan dengan menggunakan FPGA. Sebentar lagi akan jadi yang full custom.

Klik Sponsor